Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Nikon D3200, Masih Worth It?


Nikon D3200 adalah kamera jenis DSLR atau Digital Single Lens Reflex yang resmi diperkenalkan pada April 2012. Nikon D3200 dilengkapi dengan sensor APS-C, memiliki ISO 100-6400 dan resolusi sebsesar 24,1 megapiksel yang mampu merekam video full HD. Selain itu kamera ini memiliki konektivitas Wi-Fi bawaan dan layar monitor menu beresolusi tinggi

Bodi dan Desain

Pada dasarnya desain bodi kamera tidak berubah sejak D3100. Seperti pendahulunya, Nikon D3200 didesain berukuran kompak dan ringan untuk ukuran DSLR di kelasnya. Bodi D3200 terbuat dari polikarbonat dan F-mount stainless steel yang membuat build quality kamera ini tidal perlu diragukan lagi. 

Fitur

Di samping itu, Nikon membawa kembali sensor IR jarak jauh yang tertanam di pegangan di panel depan. Di panel belakang, tombol  Live View dibuat terpisah dari tombol film. Tombol on-off mode film terletak di panel atas antara tombol shutter dan tombol dial. Fitur baru lainnya adalah terdapat port 3,5 mm untuk mikrofon eksternal, fitur yang jarang ditemukan pada kamera entry-level pada saat itu.

Jendela bidik pada dasarnya masih sama seperti pada Nikon D3100. Dengan cakupan bidang pandang 95%, perbesaran 0,8x, dan titik mata 18mm. Penyesuaian dioptri dari -1,7 hingga +0,5 dpt.

Tak luput dari pandangan Nikon juga tetap menghadirkan mode Guide. yang memungkinkan pengguna pemula untuk menyesuaikan pengaturan kamera dengan bantuan panduan di layar. Nikon telah melakukan beberapa penyesuaian pada Guide ini, tetapi pada dasarnya itu hanya mereplikasi opsi yang disediakan di pre-set tanpa memberikan banyak informasi tentang fungsi lainnya seperti aperture dan shutter speed control. Dalam mode P, A, S, dan M, penyesuaian mode Auto Fokus, ISO , pengaturan white balance, dan meter bisa diakses melalui tombol Info dan Shooting Information Display pada monitor menu.

Sensor 

Yang membuat kamera D3200 lebih unggul dari pendahulunya ialah dengan hadirnya sensor CMOS yang dianggap sebagai sensor terbaik Nikon pada masanya. Hal inilah yang membuat ukuran megapiksel D3200 lebih besar dibanding D3100 (24,2 megapiksel dan 14,2 megapiksel).

Seperti pendahulunya, D3200 mendukung tiga ukuran untuk file JPEG, masing-masing dengan tiga tingkat kualitas. Pengambilan NEF.RAW disediakan pada ukuran file terbesar (6016 x 4000 piksel) dan pengambilan RAW+JPEG memungkinkan file mentah direkam dengan JPEG Besar/Halus.

Video Recording

Perekaman dimulai dan dihentikan dengan menekan tombol perekaman film. Indikator perekaman dan waktu yang tersedia ditampilkan di layar monitor. Mode area Auto Fokus harus diseleksi secara manual dari Prioritas wajah, Area lebar, Area normal, atau Pelacakan subjek sebelum perekaman dimulai. 

Jika Anda memotret dalam mode Otomatis. kamera akan secara otomatis melakukan pemilihan pemandangan berdasarkan pra-set berikut: Potret, Lanskap, Close-up, dan Potret Malam. Pengukuran default ke pola matriks, terlepas dari pola mana yang dipilih. Sensitivitas ISO dan shutter speed disetel secara otomatis kecuali kamera dalam mode manual dan pengaturan Film Manual telah diaktifkan di menu.

Harga

Nikon D3200 sudah bisa anda dapatkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari dua juta hingga lima juta tergantung kondisi dan kelengkapan. Namun perlu diingat harga bisa saja berubah megikuti tren pasar dan pemintaan pembeli. Bagi pemula, kamera ini sangat cocok menjadi kamera pertama sekaligus sarana untuk memperdalam ilmu Fotografi.  

Posting Komentar untuk " Review Nikon D3200, Masih Worth It?"