⌂ Beranda News DPR Minta Pemerintah Cermati Penurunan Harga Minyak Dunia

DPR Minta Pemerintah Cermati Penurunan Harga Minyak Dunia

DPR Minta Pemerintah Cermati Penurunan Harga Minyak Dunia
Ilustrasi penurunan harga minyak dunia
A A Ukuran Teks16px

Wakil Ketua Komisi VI DPR Eko Hendro Purnomo meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan harga BBM dalam negeri.

Hal ini menyusul penurunan harga minyak dunia setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran pada Juni 2026.

>>> Polres Dumai Tangkap Penyedia Jastip Bawa Sabu Lima Kilogram

Perdamaian kedua negara berdampak langsung pada stabilitas kawasan Timur Tengah yang menjadi pusat energi global.

Berkurangnya kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi memicu tren penurunan harga minyak mentah di pasar internasional.

"Komisi VI DPR RI menyambut baik tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

in2

Kondisi yang lebih stabil di kawasan Timur Tengah diharapkan dapat mendukung kelancaran perdagangan dan pasokan energi dunia, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian global maupun Indonesia," kata Eko.

Penurunan ketegangan geopolitik dinilai menjadi momentum positif bagi pergerakan pasar komoditas energi. Pihak legislatif melihat ada potensi besar bagi Indonesia untuk memanfaatkan situasi ekonomi global yang mulai membaik.

"Meredanya ketegangan tersebut juga mendorong penurunan harga minyak dunia karena kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi mulai berkurang. Ini tentu menjadi perkembangan yang positif bagi pasar," jelas Eko.

Kendati demikian, kalkulasi matang tetap diperlukan oleh pihak eksekutif sebelum mengambil keputusan final terkait harga bahan bakar di pasar domestik.

DPR menyarankan agar fluktuasi harga global dipantau dalam jangka waktu tertentu agar kebijakan yang diambil tidak bersifat reaktif.

"Terkait kemungkinan penyesuaian harga BBM di Indonesia, pemerintah dan Pertamina perlu melihat terlebih dahulu apakah penurunan harga minyak ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang atau hanya sementara," ujar Eko.

>>> Lokasi Kampung Betawi di Jakarta Fair Kemayoran Dikritik Netizen

Penentuan regulasi harga energi domestik melibatkan banyak variabel makroekonomi yang kompleks.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru