Ia mengingatkan bahwa perpindahan klub secara terus-menerus berpotensi merusak fondasi kompetisi nasional. Ia khawatir muncul kelompok tertentu yang dengan mudah membeli klub, membawa promosi, lalu menjualnya kembali.
"Akhirnya kompetisi sepak bola Indonesia yang diharapkan menjadi candradimuka sepak bola Indonesia pada ujung-ujungnya adalah pasar gelap kelompok-kelompok tertentu yang bisa menguasai hakikat dan ekosistem sepak bola Indonesia untuk jual beli lisensi," ujar Akmal.
Ia meminta PSSI memperkuat aturan kepemilikan klub, termasuk melarang satu perusahaan atau individu memiliki lebih dari satu klub di kompetisi yang sama.
"Karena ini membuka celah terjadinya pengaturan skor.
>>> Pemerintah Beri Diskon Tiket Kereta, Pesawat, dan Kapal Selama Libur Sekolah
Ketegasan PSSI sangat diperlukan dalam menata kelola kompetisi sepak bola nasional agar kompetisi sehat, bersih, kompetitif, profesional dan martabat," pungkasnya.