Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan menguras sebagian besar air Kolam Refleksi Monumen Lincoln di Washington.
Langkah ini diambil setelah ia menuduh adanya aksi vandalisme pada Minggu, 21 Juni 2026.
>>> Komunitas Mercedes-Benz W212 Club Indonesia Rayakan Satu Dekade di Jakarta
Pengurasan dilakukan untuk memfasilitasi perbaikan fasilitas publik yang baru saja selesai direnovasi. Trump menyatakan pihaknya akan menyelesaikan perbaikan secepat mungkin.
Dalam unggahan di Truth Social, Trump menulis bahwa kontraktor telah dihubungi dan kemungkinan besar harus menguras air untuk melakukan perbaikan.
Ia juga menyebut tindakan hukum telah diambil terhadap para pelaku vandalisme.
"Banyak orang tambahan telah ditangkap terkait dengan vandalisme yang memalukan di Kolam Refleksi kami yang indah," tulis Trump.
>>> Achraf Hakimi Terancam Absen Bela Maroko di Meksiko
Namun, tuduhan penuangan bahan kimia korosif belum disertai bukti publik.
Renovasi Baru dan Masalah Alga
Proyek renovasi kolam senilai 14,7 juta dolar AS sebelumnya diumumkan selesai pada 6 Juni.
Namun, masalah alga hijau dan pengelupasan cat dasar kolam mulai muncul ke permukaan air pada awal pekan ini.
>>> Pemerintah AS Pertahankan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran Selama Piala Dunia 2026
Kepolisian Taman AS, Departemen Dalam Negeri, dan Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Columbia belum memberikan komentar resmi terkait insiden ini.