Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan persoalan tumpukan sampah di Kali Gendong, Penjaringan, Jakarta Utara, mulai ditangani pemerintah setempat.
Lokasi tersebut sempat viral di media sosial akibat kondisi dipenuhi sampah karena warga membuang sampah sembarangan.
>>> Timnas Brasil Gulung Haiti, Ancelotti Siapkan Neymar Lawan Skotlandia
Pramono menjelaskan situasi ini dipicu oleh kendala operasional di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
"Memang kemarin karena Bantar Gebang sempat ada masalah, jadi beberapa tempat memang terjadi tumpukan sampah," ujar Pramono usai menghadiri pencanangan pedestrian deck Dukuh Atas di Setiabudi, Jakarta Selatan.
Ia menambahkan bahwa volume pembuangan kini sudah berangsur normal kembali.
"Tetapi alhamdulillah sekarang ini penanganannya sudah bisa diatasi hampir di semua daerah yang terjadi penumpukan, secara pelan-pelan mengalami penurunan," jelasnya.
>>> Spacex Raih Peringkat Kredit Investment Grade dari Moody's, Fitch, dan S&P
Saat ini, pemerintah daerah mengangkut hampir 1.000 truk sampah per hari dari kapasitas normal Jakarta yang mencapai 1.200 truk atau sekitar 9.000 ton.
Program pemilahan sampah juga terus digalakkan untuk mengurangi beban pembuangan akhir.
"Dan juga pilah sampah mengurangi secara signifikan jumlah sampah yang harus diangkut ke Bantar Gebang.
>>> Penjualan LCGC Nasional Turun 22,9%, Toyota Calya dan Agya Justru Tumbuh
Dan kami seperti diketahui, menargetkan 1 Agustus yang akan dikirim ke Bantar Gebang adalah residunya," ucap Pramono.