Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menginstruksikan seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk mengadopsi program pemilahan sampah yang diinisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Langkah ini dinilai mendesak demi mencegah sistem pembuangan sampah terbuka atau open dumping di berbagai wilayah.
>>> Trump Klaim Meloni 'Memohon' Foto Bersama, PM Italia Bantah
Instruksi tersebut disampaikan saat menghadiri acara 'Apel Siaga Jaga Jakarta Pilah Sampah' di Monas, Jakarta.
Aturan hukum terkini melarang penerapan open dumping, sehingga tempat pemrosesan akhir seperti TPST Bantargebang di Bekasi terancam ditutup jika tidak berbenah.
"Iya, memang yang disampaikan Pak Gubernur harus kita lakukan. Karena open dumping udah nggak boleh.
Jadi nanti seperti Bantar Gebang, akan ditutup, enggak boleh lagi," ujar Zulkifli Hasan.
Sanksi tegas atau penalti dipastikan bakal menjerat daerah yang kedapatan masih mempraktikkan pembuangan terbuka.
Penegakan regulasi penanganan sampah kini menuntut penyelesaian masalah langsung di setiap titik sumber.
"Sehingga sampah itu di tiap tempat harus selesai. Kalau open dumping masih seperti sekarang, tentu akan kena penalti.
Ada undang-undang sekarang," ucap Zulkifli Hasan.
Penerapan sistem penghargaan dan sanksi dinilai menjadi instrumen penting untuk memaksa terjadinya perubahan perilaku masyarakat.
>>> Pemadaman Listrik di Pasuruan Lumpuhkan Usaha Mikro dan Sektor Kreatif
Penanganan yang buruk berisiko menyebarkan mikroplastik berbahaya yang dapat memicu penyakit kanker dan merusak ekosistem.
"Jadi memang harus ada stick and carrot, harus kita paksa. Kalau tidak, ya tentu kita tidak berubah-ubah.
Saudara-saudara tahu, sampah itu dampaknya luar biasa, merusak lingkungan, menimbulkan polusi, belum kalau mikroplastik, kan? Bisa menimbulkan kanker," lanjut Zulkifli Hasan.
Apresiasi tinggi diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung atas respons cepat penanganan isu lingkungan ini.
Deputi Kemenko Pangan bahkan telah diminta menyalin skema program tersebut agar bisa segera diterapkan di wilayah luar ibu kota.
"Jadi sekali lagi, yang dilakukan Gubernur ini cepat sekali. Bahkan saya sudah minta deputi saya untuk mengcopy.
Jadi apa yang dilakukan Gubernur DKI, nggak usah mikir lagi, minta pemerintah daerah lain tiru aja. Sehingga bisa cepat dilakukan," ungkap Zulkifli Hasan.
Program replikasi pemilahan sampah ini dijadwalkan menyasar sejumlah provinsi besar dalam waktu dekat.
Pemerintah pusat mengagendakan perluasan sosialisasi ke wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Sumatera.
>>> Polres Serang Gelar Lomba Mancing Mania di Danau Puspemkab Serang
"Kami akan ke Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, bahkan nanti Sumatera dan pulau-pulau yang lainnya," tutup Zulkifli Hasan.