Bek Manchester United Harry Maguire melontarkan kritik tajam terhadap metode komunikasi pelatih Tim Nasional Inggris Thomas Tuchel. Ia dicoret dari skuad Piala Dunia 2026 melalui panggilan video FaceTime.
Maguire mengaku informasi mengenai posisinya yang terancam sudah bocor di media massa sekitar setengah jam sebelum dihubungi langsung oleh Tuchel.
>>> Arab Saudi Fasilitasi Syuting Seven Dogs, Giancarlo Esposito Masuk Islam
Hal itu diungkapkannya dalam siniar "The Rest is Football" bersama Gary Lineker di Netflix, seperti dilansir Telegraph pada Selasa (16/6/2026).
"Sesuatu bocor di media sekitar setengah jam sebelum saya diberi tahu bahwa tempat saya diragukan. Itu yang paling membuat frustrasi," kata Maguire.
Mantan kapten Manchester United itu mengaku sangat terkejut dengan keputusan tersebut. Ia merasa performanya sepanjang musim ini sudah cukup untuk mengamankan satu tempat di skuad.
"Itu mengejutkan pada saat itu. Saya langsung mengatakan itu mengejutkan.
Saya sangat kecewa," tutur Maguire.
Dalam pembicaraan tersebut, Tuchel tidak memberikan alasan spesifik selain memprioritaskan bek lain seperti John Stones, Ezri Konsa, Marc Guehi, Dan Burn, dan Jarell Quansah.
Tuchel juga menyatakan lebih memilih empat pemain bertahan yang tampil pada enam laga kualifikasi musim gugur lalu.
"Dia benar-benar mengatakan tidak bisa memberi saya alasan," ujar Maguire.
Maguire menambahkan bahwa ia tidak menuntut menjadi pemain inti, melainkan hanya ingin membantu tim. Faktor usia membuatnya sulit menargetkan turnamen berikutnya.
"Saya pikir saya sudah cukup untuk masuk skuad. Saya pikir saya bisa membantu rekan-rekan di sana.
Saya pikir saya masih punya peran di lapangan dan di luar lapangan," kata Maguire.
>>> BAIC Indonesia Siap Luncurkan Mobil Listrik BAIC T1 Harga di Bawah Rp400 Juta
Kendati demikian, Maguire mencoba menerima keputusan ini sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional. "Saya sekarang 33 tahun, jadi 37 di Piala Dunia berikutnya.
Saya ingin pergi, bukan hanya bermain – saya tidak menuntut untuk menjadi starter. Saya akan senang bermain satu menit, asalkan saya bersama rekan-rekan," tuturnya.