Hubungan diplomatik antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dilaporkan memanas akibat klaim sepihak terkait permintaan foto bersama.
Hubungan kedua pemimpin sayap kanan tersebut merenggang pada Minggu, 21 Juni 2026, setelah sempat berjalan harmonis sejak pelantikan Trump.
>>> Peserta Tax Amnesty Diizinkan Beli Obligasi Khusus Danantara
Ketegangan ini awalnya dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai perang Amerika Serikat dan Israel di Iran yang berdampak pada perekonomian Eropa.
Puncak perselisihan terjadi ketika Trump mengklaim di stasiun televisi Italia bahwa Meloni memohon untuk berfoto dengannya.
Trump menyatakan bahwa Perdana Menteri Italia tersebut telah mendekatinya secara khusus untuk meminta dokumentasi bersama dalam sebuah kesempatan.
Pernyataan tersebut langsung mendapat penolakan keras dari pihak Italia yang merasa direndahkan oleh klaim tersebut.
Meloni menegaskan bahwa baik dirinya maupun negaranya tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.
Sebelum insiden ini terjadi, hubungan kedua pemimpin sebenarnya dipenuhi pujian timbal balik sejak tahun 2024.
Trump berulang kali melayangkan apresiasi positif terhadap figur kepemimpinan Meloni di panggung internasional.
Selain memberikan pujian terhadap kapasitas politiknya, Trump juga sempat memberikan penilaian personal terhadap sosok Meloni dalam berbagai kesempatan formal.
>>> Pemerintah Siapkan Mandatori Biodiesel B50 Mulai Juli 2026
Apresiasi tersebut terus berlanjut seiring dengan meningkatnya kerja sama bilateral antara kedua negara pada masa-masa awal jabatan Trump.
Trump bahkan menyebut Meloni sebagai figur yang memberikan dampak positif bagi para pemimpin dunia lainnya sebelum hubungan mereka akhirnya memburuk akibat isu eksternal.
Kondisi politik dalam negeri Italia turut terpengaruh oleh dinamika hubungan ini, terutama menjelang pemilihan umum tahun depan.
Analis politik menilai situasi ini mengancam strategi politik yang telah dibangun oleh Meloni.
Reaksi keras juga datang dari kabinet pemerintahan Italia, termasuk penundaan kunjungan kerja menteri ke Amerika Serikat.
Menteri Transportasi Italia Matteo Salvini menyatakan solidaritas penuh terhadap Perdana Menteri Meloni atas serangan verbal tersebut.
Menteri Kehakiman Italia Carlo Nordio turut memberikan pembelaan dengan mengingatkan kembali sejarah pengorbanan tentara Amerika Serikat pada Perang Dunia II.
>>> KLH Tingkatkan Kapasitas Komunikasi Publik Lewat Pelatihan Kehumasan
Menurutnya, tindakan Trump dapat merusak ikatan historis yang telah terjalin lama.