⌂ Beranda News Pasar Kripto Tertekan Kebijakan Hawkish The Fed

Pasar Kripto Tertekan Kebijakan Hawkish The Fed

Pasar Kripto Tertekan Kebijakan Hawkish The Fed
Grafik penurunan harga Bitcoin terkait kebijakan Federal Reserve
A A Ukuran Teks16px

Pasar mata uang kripto global mengalami koreksi tajam setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan pada level 3,50%-3,75% pada Kamis (18/6/2026).

Kebijakan moneter yang cenderung hawkish dari bank sentral Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Kevin Warsh ini menekan ekspektasi pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga sepanjang tahun 2026.

>>> Veda Ega Pratama Turun ke Posisi Start Dua Puluh Moto3 Ceko

Data dari Indodax menunjukkan produk ETF spot Bitcoin dan Ethereum di Amerika Serikat mencatat arus keluar bersih mencapai 112,8 miliar dolar AS setelah pengumuman tersebut.

Kondisi ini diperparah oleh lonjakan Indeks Dolar AS (DXY) ke posisi 100,87 yang memicu likuidasi posisi long senilai lebih dari 200 juta dolar AS di pasar derivatif.

Harga Bitcoin pun tertekan ke bawah level 62.000 dolar AS.

Sentimen Makroekonomi Dominasi Pergerakan

Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan volatilitas seperti ini bukan hal baru bagi pasar aset kripto.

Ia menekankan pentingnya investor memahami bahwa pergerakan harga jangka pendek sering dipengaruhi sentimen makro, sehingga keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada riset dan strategi yang matang.

Aloysia menambahkan bahwa situasi fluktuatif ini dapat dimanfaatkan investor untuk menyusun ulang pendekatan investasi secara lebih disiplin.

Ia juga menyoroti langkah baru The Fed yang menghapus forward guidance dan membentuk lima gugus tugas baru untuk mengkaji dampak kecerdasan buatan terhadap ekonomi.

Menurutnya, fokus kajian The Fed pada produktivitas dan dampak AI menunjukkan bank sentral mulai memperhatikan faktor struktural baru yang berpotensi membentuk pertumbuhan ekonomi di masa depan.

>>> BPS RI Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di NTB, Targetkan 658 Ribu Unit Usaha

Level Krusial Bitcoin dan Risiko Lanjutan

Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur memaparkan bahwa Bitcoin sempat pulih dari area US$ 60.000-an dan bergerak menuju kisaran US$ 64.000 hingga US$ 67.000 sebelum tekanan makroekonomi terbaru.

Menurut Fyqieh, sentimen kebijakan moneter global tetap memegang peranan paling krusial dalam menentukan arah pergerakan aset berisiko ke depan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru