⌂ Beranda News Chatib Basri Jabat Visiting Professor di London School of Economics

Chatib Basri Jabat Visiting Professor di London School of Economics

Chatib Basri Jabat Visiting Professor di London School of Economics
Ilustrasi: Chatib Basri Jabat Visiting Professor di London School of Economics
A A Ukuran Teks16px

Ekonom dan mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Chatib Basri, akan menambah daftar panjang kiprah akademiknya di kancah internasional.

Ia kini dipercaya untuk mengemban posisi sebagai Visiting Professor of Practice di Centre for Economic Transition Expertise (CETEx).

>>> Menteri ESDM Pastikan Pasokan Batu Bara PLN Aman Pasca Gangguan Teknis

Pusat riset dan kebijakan CETEx ini beroperasi di bawah naungan Global School of Sustainability, London School of Economics and Political Science (LSE).

Sebelum menerima posisi di LSE, Chatib Basri juga sempat menjalankan peran akademik sebagai Visiting Scholar di Center for International Development, Harvard University.

Chatib Basri menyatakan rasa terhormatnya dapat bergabung dengan LSE setelah sebelumnya menjadi bagian dari Harvard Center for International Development.

Ia menilai kesempatan beraktivitas di lembaga internasional tersebut menjadi sarana baginya untuk bertukar pemikiran, memperluas perspektif, dan belajar bersama para sejawat.

Latar Belakang Akademik Chatib Basri

Pendidikan sarjana (S1) Chatib Basri ditempuh di Universitas Indonesia (UI) dengan beasiswa. Ia kemudian melanjutkan studi magister di bidang ekonomi pembangunan di Australian National University.

Di universitas yang sama di Australia, Chatib Basri berhasil menyelesaikan pendidikan doktor dan meraih gelar Ph. D di bidang ekonomi.

Latar belakang akademik ini memperkuat konsistensinya untuk terus berkarier di sektor ekonomi.

>>> YLKI dan FKBI Desak Penyelesaian Tuntas Pemadaman Listrik Bergilir

Setelah merampungkan studi S3, Chatib Basri memulai karier akademik sebagai asisten peneliti di Departemen Ekonomi, Research School of Pacific and Asian Studies dari tahun 1994 hingga 2001.

Kiprah internasionalnya berlanjut menjadi NTUC Professor di RSIS-Nanyang Technological University (NTU) Singapura, serta Thee Kian Wie Distinguished Visiting Professor di Australian National University.

Ia juga pernah tercatat sebagai Ash Center Senior Fellow di Harvard Kennedy School dan Pacific Leadership Fellow di University of California (UC) San Diego.

Peran di Pemerintahan dan Organisasi Internasional

Selain di dunia akademik, Chatib Basri juga memiliki rekam jejak panjang di sektor pemerintahan dan kebijakan publik. Ia pernah menjabat sebagai penasihat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Selanjutnya, ia ditunjuk sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk G-20 pada kurun waktu 2006-2010, dan juga mengemban tugas sebagai Sherpa Summit G-20 di Washington pada tahun 2008.

Kariernya di pemerintahan terus menanjak saat dipercaya memimpin Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebelum akhirnya diangkat menjadi Menteri Keuangan RI pada Mei 2013 hingga Oktober 2014.

Saat ini, Chatib Basri juga memegang posisi penting sebagai Co-Chair of the Pandemic Fund untuk Pandemic Prevention, Preparedness, and Response di World Bank yang didukung oleh WHO.

>>> Marco Bezzecchi Diskors dari MotoGP Ceko 2026 Akibat Insiden dengan Marshal

Keterlibatannya dalam dewan penasihat internasional mencakup beberapa posisi strategis, antara lain di World Bank Advisory Council on Gender and Development dan The Independent High-Level Expert Group on Climate Finance for the COP.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru