Winger Timnas Belgia, Jeremy Doku, tengah menjadi sorotan dan menuai kritik setelah mengungkapkan niatnya untuk meninggalkan skuad negaranya di tengah gelaran Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diambil sang pemain untuk mendampingi istrinya, Shireen, yang diperkirakan akan melahirkan anak pertama mereka pada pekan kedua Juli mendatang.
>>> Austria Siap Hadapi Argentina di Piala Dunia 2026
Jadwal persalinan tersebut bertepatan dengan fase perempat final Piala Dunia 2026. Doku berencana pulang ke negaranya jika Belgia berhasil mencapai babak tersebut.
Pemain Manchester City berusia 24 tahun itu mengakui bahwa keputusan ini melibatkan banyak kepentingan tim nasional, namun keinginan pribadinya untuk hadir mendampingi sang istri tetap kuat.
"Itu anak pertama saya, jadi tentu saja saya ingin berada di sana," ujar Doku, seperti dikutip Reuters.
Keputusan ini disadari tidak mudah karena adanya berbagai pertimbangan profesional di dunia sepak bola. Namun, pihak federasi sepak bola disebut memberikan dukungan terhadap situasi para pemainnya.
"Kalau ditanya apa yang saya inginkan, jawaban saya adalah tidak ada seorang pun yang ingin melewatkan kelahiran anak pertamanya.
Namun, saya juga tahu sepak bola melibatkan banyak pertimbangan lain," tambah Doku.
Pernyataan Doku memicu perdebatan di Prancis, salah satunya dari presenter saluran televisi L'Equipe, France Pierron.
Ia menilai keputusan meninggalkan tim nasional di tengah turnamen besar adalah langkah yang tidak tepat.
>>> Jepang Pesta Gol ke Gawang Tunisia 4-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Itu momen yang menjijikkan," kata Pierron mengenai kemungkinan Doku meninggalkan skuad Belgia.
Menurut pandangan Pierron, kehadiran seorang ayah dalam proses persalinan tidak memberikan pengaruh yang besar secara praktis.
Ia berpendapat bahwa seorang ayah tidak berguna dalam proses melahirkan dan tidak seharusnya melewatkan Piala Dunia.
Komentar tersebut didebat oleh mantan petinju Prancis, Brahim Asloum, yang menilai keluarga jauh lebih penting daripada turnamen sepak bola.
"Seorang bayi adalah seluruh hidup Anda. Piala Dunia akan berakhir ketika turnamen selesai," ujar Asloum.
Pierron tetap mempertahankan opininya dengan menekankan konsekuensi perjalanan jauh yang harus ditempuh sang pemain, seperti kelelahan dan terkurasnya emosi.
Setelah menerima banyak reaksi keras di media sosial, Pierron akhirnya merilis pernyataan maaf. Ia menegaskan tidak berniat meremehkan peran penting seorang ayah bagi keluarga.
Pierron menjelaskan bahwa ucapannya murni opini pribadi dalam konteks perdebatan yang memanas dan meminta maaf karena menyadari komentarnya telah menyinggung serta menyakiti perasaan publik.
>>> Piala Dunia 2026: Pemain Cadangan Masuk Lapangan Saat Selebrasi Tak Akan Dihukum
KBVB mengumumkan pada Sabtu kemarin bahwa Doku dipastikan absen dalam laga terdekat melawan Iran karena sakit, setelah sebelumnya ia tampil pada laga pembuka saat Belgia ditahan imbang Mesir 1-1.
