OpenAI resmi memperkenalkan chip prosesor AI terbaru mereka yang diberi nama Jalapeno. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mengurangi ketergantungan pada GPU Nvidia.
Chip Jalapeno dikembangkan melalui kemitraan dengan Broadcom. Prosesor ini dirancang khusus untuk menjalankan Large Language Models (LLM) di server AI.
>>> Mengapa AC Sangat Jarang di Eropa Meski Gelombang Panas Mematikan?
Jalapeno termasuk dalam kategori ASIC (Application-Specific Integrated Circuit) yang difokuskan pada AI Inference. Inference adalah proses saat model AI merespons perintah pengguna, seperti saat ChatGPT menjawab pertanyaan.
Peluncuran ini terjadi sembilan bulan setelah OpenAI mengumumkan kerja sama dengan Broadcom. Langkah ini dinilai penting karena pasokan GPU Nvidia di pasar global sangat terbatas.
CEO Broadcom Hock Tan mengklaim performa Jalapeno setara dengan chip Nvidia Blackwell dan Tensor Processing Units (TPU) milik Google.
Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan Reuters.
>>> Bruno Fernandes Lega Ronaldo 'Buka Puasa' di Piala Dunia
OpenAI bergabung dengan daftar raksasa teknologi yang merancang chip sendiri, seperti Microsoft, Meta, dan Amazon. Meski demikian, chip-chip tersebut secara umum masih kalah dominan dibandingkan Nvidia.
"Jalapeno adalah langkah pertama dalam platform komputasi multi-generasi kami," tulis OpenAI dalam pernyataan resmi.
Perusahaan masih melakukan pengukuran kinerja final, namun hasil awal menunjukkan rasio performance per watt yang superior.
>>> Klaim Serangan Alien di Laga Skotlandia vs Brasil Ternyata Hoaks
Chip Jalapeno ditargetkan mulai digunakan di server operasional OpenAI pada akhir tahun 2026.