Bill Gates mengakui identitas tiga wanita yang pernah memiliki hubungan gelap dengannya saat ia masih berstatus suami Melinda French Gates.
Pengakuan ini disampaikan saat memberikan kesaksian tertutup di hadapan Komite Pengawas DPR AS (House Oversight Committee).
>>> 19 Tim Dipastikan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kesaksian tersebut merupakan bagian dari penyelidikan terhadap terpidana pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.
Gates dipanggil untuk menjawab pertanyaan seputar hubungannya dengan Epstein, yang dimulai pada 2011 dan berakhir pada 2014.
Gates menyatakan bahwa Epstein mengetahui informasi sensitif mengenai kehidupan pribadinya, termasuk perselingkuhannya.
Ia merasa Epstein mencoba memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk menekan Gates agar kembali berhubungan dengannya, namun upayanya tidak berhasil.
Pendiri Microsoft ini mengaku diperkenalkan kepada Epstein oleh seorang karyawan lama Gates Foundation yang kemudian keluar. Gates menduga karyawan inilah yang memberi tahu Epstein mengenai perselingkuhannya.
Identitas Tiga Wanita yang Disebutkan
Gates menyebutkan identitas ketiga wanita tersebut adalah Mila Antonova, seorang pemain bridge. Kemudian Karima Nigmatulina, seorang ilmuwan nuklir.
>>> Ekuador Libur Nasional Rayakan Kemenangan Atas Jerman di Piala Dunia
Wanita ketiga yang diakui Gates adalah Alice Jacobs Nesselrodt, seorang dokter yang ia temui di sebuah konferensi sebelum tahun 2010.
Hubungan Gates dengan Epstein menjadi sorotan setelah dokumen Departemen Kehakiman AS dirilis.
Dokumen tersebut berisi email Epstein yang mengklaim Gates tertular penyakit menular seksual dari wanita Rusia dan meminta bantuan Epstein untuk menyembunyikannya dari istrinya.
Meskipun Gates membantah klaim tersebut, ia bersaksi ada kemungkinan pernah menceritakan kekhawatiran tentang potensi mengidap penyakit.
Ia menegaskan tidak pernah menjadikan siapa pun sebagai korban dan tidak pernah berinteraksi dengan korban Epstein.
>>> Tiga Gempa Besar Beruntun Guncang Dunia, Ini Kata Ahli
Gates telah berulang kali meminta maaf atas interaksinya dengan Epstein di masa lalu, termasuk kepada staf yayasan atas hubungannya dengan Epstein.
