Apple kini memperingatkan pengguna untuk tidak menaruh informasi kontak di layar kunci (lock screen) iPhone yang hilang atau dicuri.
Peringatan ini muncul dalam halaman dukungan baru yang dirilis perusahaan.
>>> Harga MacBook dan iPad Naik, Saham Apple Anjlok Lebih dari 6%
Sebelumnya, Apple menyarankan pengguna mencantumkan nomor telepon atau pesan di layar kunci agar perangkat yang hilang mudah dikembalikan.
Namun, kini Apple melihat adanya risiko keamanan yang signifikan dari praktik tersebut.
Menurut Apple, informasi kontak di layar kunci dapat disalahgunakan oleh pencuri untuk melakukan penipuan rekayasa sosial.
Pelaku bisa saja berpura-pura sebagai petugas Apple atau operator seluler untuk mendapatkan informasi tambahan yang berguna membuka kunci perangkat.
Selain itu, Apple juga mengingatkan agar pengguna tidak menghapus perangkat yang dicuri dari fitur 'Find My'.
>>> Potensi 'Sepakbola Gajah' di Laga Aljazair vs Austria
Menghapus perangkat dari daftar ini akan menonaktifkan 'Activation Lock', yang memungkinkan pencuri menjual kembali perangkat tersebut dengan mudah.
Fitur 'Stolen Device Protection' yang melindungi tindakan sensitif seperti akses kata sandi dan informasi kartu kredit, hanya aktif sementara.
Cara terbaik untuk melindungi iPhone dan akun Apple adalah dengan menandai perangkat yang dicuri sebagai 'hilang'.
Fitur ini memerlukan autentikasi biometrik untuk tindakan sensitif dan memberikan jeda waktu satu jam bagi pemilik untuk mengaktifkan 'Lost Mode' jika pencuri mencoba mengubah kata sandi akun Apple dari lokasi yang tidak dikenal.
>>> AVC Cup 2026: Indonesia Wajib Kalahkan Oman demi Semifinal
Halaman dukungan Apple juga mencakup panduan mengaktifkan 'Lost Mode' dari jarak jauh, menghapus perangkat dari daftar tepercaya, dan klaim garansi AppleCare+ melalui fitur Theft and Loss.
