Piala Dunia 2026 mencatat salah satu kejutan terbesar dengan lolosnya Cape Verde ke babak 32 besar sebagai tim debutan.
Pencapaian ini semakin luar biasa mengingat Cape Verde adalah negara kepulauan kecil di Afrika dengan populasi sekitar 525 ribu jiwa.
>>> Vivo X Fold 6 Resmi Meluncur dengan Kamera Zeiss 200 MP dan Baterai 7.000 mAh
Jumlah populasi tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan Kota Depok yang dihuni sekitar 2,17 juta jiwa atau Kota Bekasi dengan 2,58 juta jiwa.
Cape Verde memastikan tiket ke fase gugur setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H. Hasil imbang tersebut cukup mengantarkan mereka finis di posisi kedua grup.
Debutkan Langsung Bikin Kejutan
Ini adalah penampilan perdana Cape Verde di putaran final Piala Dunia. Sejak pertandingan pertama, mereka langsung mencuri perhatian.
Cape Verde berhasil menahan imbang salah satu favorit juara, Spanyol, dengan skor 0-0.
Mereka kemudian bermain imbang 2-2 melawan Uruguay, sebelum kembali meraih hasil seri tanpa gol kontra Arab Saudi.
Meskipun tidak meraih kemenangan, tiga hasil imbang terbukti cukup untuk membawa mereka lolos ke fase gugur. Pelatih Cape Verde, Bubista, mengaku bangga dengan pencapaian timnya.
"Kami memang kecil.
Tapi kami punya hati yang besar dan kami adalah para pejuang," ujar kiper Cape Verde, Vozinha, menggambarkan semangat timnya.
>>> Casevolia Rilis Case Tipis Premium untuk Oppo Find X9 Ultra, Harga Rp700 Ribuan
Pecahkan Rekor Piala Dunia
Keberhasilan ini mengukir sejarah baru di Piala Dunia. Cape Verde resmi menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah lolos ke fase gugur Piala Dunia putra.
Mereka melampaui Islandia dan Curaçao, dua negara berpenduduk kecil yang sebelumnya tampil di Piala Dunia namun gagal melewati fase grup.