Grab Indonesia mencatatkan 28 ribu unit kendaraan listrik (EV) pada Mei 2026. Jumlah itu dua kali lipat dibandingkan akhir 2025.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan komitmen perusahaan untuk mencapai tiga kali lipat dari jumlah akhir 2025 pada akhir 2026.
>>> Yandex dan Komdigi Buka Pendaftaran Pelatihan dan Kompetisi Digital Talent
Dari total 28 ribu unit, dua pertiganya merupakan Grab Bike atau motor listrik.
Semua Layanan Akan Punya Opsi EV
Neneng mengatakan seluruh layanan Grab, termasuk Grab Food dan Grab Express, akan menyediakan opsi kendaraan listrik. Pengguna dapat memilih layanan ramah lingkungan sesuai keinginan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye 'Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia'. Tujuannya mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan energi dalam aktivitas sehari-hari.
>>> Jelang Brasil vs Jepang: Samurai Biru Tak Gentar Meski Kalah Peringkat
Neneng menekankan komitmen tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional.
Efisiensi energi diharapkan mendukung transisi energi baru terbarukan dan target net zero emission pada 2060.
Grab juga menghadirkan layanan Grab Electric yang memungkinkan pengguna menggunakan semua layanan dengan kendaraan listrik.
>>> Persib Bandung Resmi Rekrut Bek Prancis Gabriel Mutombo untuk Musim 2026/2027
Neneng menambahkan transisi energi tidak bisa dilakukan sendiri. Peran pemerintah, mitra industri, pengemudi, dan masyarakat sangat penting untuk memberikan dampak besar bagi Indonesia.
