Misteri Penghuni Rumah di Kalideres, Kematian Satu Keluarga Penuh Teka-Teki, Warga Ramai Siram Kopi hingga Kesaksian Petugas Koperasi Lihat Mayat Langsung

Misteri Penghuni Rumah di Kalideres, Kematian Satu Keluarga Penuh Teka-Teki, Warga Ramai Siram Kopi hingga Kesaksian Petugas Koperasi Lihat Mayat Langsung

Misteri Kematian -Pexels/PIXABAY-

Pegawai Koperasi Melihat Mayat

Pegawai Koperasi melihat Dian, wanita usia 42 tahun tersebut yang merupakan anak dari pasangan Renny terlihat banyak menangis dan melamun.

"Itu tadi kalau disampaikan pihak saksi seperti banyak bengongnya, kemudian menangis dan menganggap ibunya tetap hidup, tiap hari dikasih minum susu, dimandikan, seperti itu," kata Hengki.


Seperti kabar yang tengah viral bahwa orang pertama yang diduga meiihat mayat salah satu keluarga Kalideres merupakan pegawai koperasi yang tengah bertugas survey dan memberikan sertifikat rumah.

Saat Pegawai mulai masuk tercium bau busuk, namun semakin memasuki rumah bau busuk makin menyengat.

Hingga akhirnya pegawai koperasi terkejut mendapati orang dalam kamar dengan lampu gelap nan berbau ternyata berasal dari mayat.


×

"Tanpa sepengatahuan Budiyanto, si pegawai koperasi ini menghidupkan lampu flash HP-nya. Begitu dilihat, langsung pegawai koperasi ini takbir Allahuakbar! Ini sudah mayat," ujar Hengki menceritakan peristiwa 13 Mei yang dialami pegawai koperasi.

Sementara itu, dua pegawai koperasi yang syok langsung bergegas keluar dari rumah keluarga Kalideres.

Baca juga: Rincian Bunga Deposito Bank BCA Meroket Hingga 2,10 Persen, Cek Sekarang Juga

Baca juga: Harga Emas Antam Per Gram Hari ini Selasa 22 November 2022, Cek Harga Jual Per Gram

Baca juga: Rincian Harga Emas Antam di Pegadaian Hari ini Selasa 22 November 2022, Meliputi Harga Antam, Antam Restro, Antam USB hingga Antam Batik

Petunjuk penting motif kematian

Dari hasil penyelidikan digital forensik, polisi kini menemukan secercah harapan terkait motif tersebut.

Investigasi digital forensik ini telah memupus beberapa spekulasi mengenai motif di balik kematian keluarga korban dehidrasi di Kalideres.

"Kemudian juga kita libatkan tim digital forensic, dan ternyata ini kita memperoleh beberapa kemajuan atau titik terang dari penyelidikan ini, salah satunya terkait motif. Kita bisa patahkan beberapa motif, kita masih perlu pendalaman lagi," ujar Hengki Haryadi di Perumahan Citra Garden I Kalideres, Jakarta Barat, dilansir dari Detik pada Rabu 16 November 2022.

Namun, Hengki Haryadi belum mau menjelaskan lebih detail apa motif bubarnya, karena pihaknya belum mengambil keputusan.

Namun, Hengki Haryadi menyebut pihaknya mendapat petunjuk yang sangat penting dari penyelidikan digital forensik ini.

"Artinya banyak sekali temuan-temuan dari pada metoda penyelidikan yang kami laksanakan banyak berkontribusi dari digital forensic untuk memberikan petunjuk yang sangat penting. Kedokteran forensik juga seperti itu, laboratorium forensik ya terkait DNA dan sebagainya juga memberikan petunjuk yang penting," kata Hengki Haryadi.

Warga ramai siram kopi, hingga hal janggal, cek pada halaman berikutnya,

Update berita terbaru Redaksi.co.id di Google News App

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU