Kesepakatan bersama berfokus pada dua pilar sinergi utama.
Pilar pertama adalah sinergi dengan pemerintah daerah, mencakup penyebarluasan informasi peluang kerja, penyelenggaraan diklat, layanan pemeriksaan kesehatan, penempatan dan pelindungan, serta pertukaran data.
KP2MI juga mendorong akselerasi program Desa Migran Emas di tingkat akar rumput.
>>> Kemendag Alihkan Seluruh Pasokan Minyakita ke Pasar Rakyat
Desa-desa di Kepri diharapkan menjadi garda terdepan pelindungan dan pusat kemandirian ekonomi bagi purna PMI beserta keluarganya.
Pilar kedua berfokus pada penguatan pelindungan melalui Tridharma Perguruan Tinggi bersama Politeknik Negeri Batam dan Batam Tourism Polytechnic.
Langkah konkretnya meliputi pembentukan Migrant Center di kampus vokasi, penyelarasan kurikulum berstandar global, dan riset penempatan kerja luar negeri yang presisi.
Dua politeknik besar di Batam ini bergabung dengan 21 perguruan tinggi dan 1 lembaga pelatihan di Indonesia yang telah meresmikan Migrant Center.
Langkah ini selaras dengan arahan Presiden dalam Sidang Kabinet 20 Oktober 2025.
KP2MI bersama Kemenko PM meluncurkan program quick win SMK Go Global.
Peta jalan penempatan 500.000 tenaga kerja terampil untuk periode 2026-2029 telah dirancang, mengisi sektor strategis seperti caregiver, welder, hospitality, nurse, dan truck driver.
Mukhtarudin menegaskan bahwa seluruh program bermuara pada visi Brain Circulation.
Anak-anak bangsa diharapkan berangkat sebagai talenta global, menimba ilmu dan etos kerja di negara maju, lalu kembali ke Tanah Air untuk membangun usaha produktif dan mempercepat pembangunan daerah.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyambut baik dan menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan program ini.
Pemprov Kepri akan konsisten bergerak bersama pemerintah pusat dan institusi pendidikan demi mencetak tenaga kerja sesuai tuntutan pasar global.
Salah satu langkah konkret adalah optimalisasi potensi lulusan SMK di Kepri.
Pemetaan dan penyiapan lulusan SMK yang matang menjadi kunci agar daerah mampu menyuplai tenaga kerja kompeten ke berbagai negara tujuan.
Pemprov Kepri tengah menyusun skema penganggaran khusus untuk tahun depan.
Anggaran akan dialokasikan untuk memfasilitasi uji kompetensi dan sertifikasi internasional bagi lulusan SMK terpilih di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Kepri.
Langkah responsif ini diharapkan mendukung program SMK Go Global.
>>> Mitsubishi dan Suzuki Naikkan Harga LMPV per Juni 2026
Dengan sertifikasi resmi dan kompetensi teruji, lulusan SMK Kepri siap bersaing secara legal dan aman di kancah internasional, serta terhindar dari risiko penempatan non-prosedural.
