Dana tersebut akan menutup biaya penanganan dampak media sosial terhadap kesehatan mental siswa serta membiayai program kesehatan mental di sekolah selama 15 tahun ke depan.
Gugatan awalnya menuntut lebih dari 60 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,08 triliun. Tuntutan tersebut termasuk pendanaan program jangka panjang untuk pemulihan kesehatan mental pelajar.
Kasus ini menjadi sorotan karena disebut sebagai "kasus percontohan" atau bellwether case dari rangkaian gugatan yang diajukan distrik sekolah di berbagai wilayah AS terhadap perusahaan media sosial.
Distrik Breathitt County sendiri merupakan distrik kecil dengan sekitar 1.600 siswa.
Namun, kasusnya dipantau ketat karena menjadi salah satu yang pertama mencapai tahap persidangan dalam litigasi besar di pengadilan federal California.
Kasus ini juga menjadi acuan bagi gugatan serupa yang lebih luas.
Pengacara penggugat menyatakan bahwa setelah penyelesaian ini, fokus akan diarahkan pada lebih dari 1.200 distrik sekolah lain yang mengajukan klaim serupa terhadap platform media sosial.
Saat ini, lebih dari 3.300 gugatan dengan klaim serupa masih berjalan di pengadilan negara bagian California.
>>> Harga Emas Pegadaian Stabil pada 9 Juni 2026, Galeri 24, Antam, dan UBS Tak Bergerak
Sementara itu, sekitar 2.400 kasus lain dari pemerintah daerah, distrik sekolah, dan individu juga masih menunggu proses hukum di pengadilan federal.