⌂ Beranda News Pariwisata Jadi Penopang Utama Devisa dan Ekonomi Domestik

Pariwisata Jadi Penopang Utama Devisa dan Ekonomi Domestik

Pariwisata Jadi Penopang Utama Devisa dan Ekonomi Domestik
Ilustrasi sektor pariwisata Indonesia sebagai penopang devisa
A A Ukuran Teks16px

>>> 7 Mac yang Kompatibel dengan macOS 27 Golden Gate, Intel Ditinggalkan

Penguatan Destinasi dan Daya Saing

Langkah penguatan pemerintah saat ini berfokus pada pendekatan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, serta inklusif.

Strategi ini dijalankan melalui peningkatan kapasitas SDM lewat pelatihan, vokasi, dan sertifikasi sesuai kebutuhan industri.

Perbaikan ekosistem destinasi terus digenjot melalui peningkatan standar keselamatan, aksesibilitas, serta konektivitas. Kebijakan ini didukung dengan perluasan pemberian Bebas Visa Kunjungan untuk negara-negara dengan pasar wisatawan potensial.

Pemerintah juga mengoptimalkan peran Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata dan Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK.

Pemanfaatan Indonesia Quality Tourism Fund turut menjadi bagian dari strategi pengembangan industri ini.

Sebanyak 11 KEK Pariwisata dan 37 bandara internasional baru telah ditetapkan. Fasilitas ini dibangun untuk mendongkrak konektivitas dan daya saing destinasi wisata nasional.

Gandung Pardiman menambahkan bahwa situasi ekonomi dunia yang bergejolak harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat daya tarik pariwisata dalam negeri.

Konflik Timur Tengah diproyeksi mengurangi 60 ribu wisman dan potensi rugi Rp 2,04 triliun devisa 2026.

Indonesia secara geografis harus bisa melihat peluang tersebut.

Lima destinasi wisata super prioritas seperti Danau Toba, Mandalika, Borobudur, Likupang, dan Labuan Bajo menjadi sasaran utama menarik wisatawan asing.

Selain menyasar wisatawan asing, akselerasi perjalanan wisatawan domestik sangat krusial untuk menjaga sirkulasi keuangan di dalam negeri.

Data Juli 2025 mencatat perjalanan wisnus 100,2 juta, naik 29,72 persen.

Program 'Jelajah Indonesia Saja' terus digerakkan untuk mendorong kegiatan menarik di sektor pariwisata.

>>> Pemprov DKI Jakarta Tertibkan Parkir Liar di 15 Titik Lima Wilayah

Komisi VII DPR RI menyatakan kesiapannya mengawal alokasi anggaran promosi, regulasi keselamatan, serta kebijakan perpajakan yang berpihak pada kemajuan sektor pariwisata.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru