Langkah ini dilakukan guna memisahkan mikroba asli Ötzi dengan mikroba yang datang setelah kematian atau akibat penanganan manusia.
Bakteri Methylobacterium dan Sphingomonas menjadi jenis yang paling banyak ditemukan di permukaan tubuh Ötzi karena faktor penanganan modern.
Sementara itu, bakteri Staphylococcus diyakini sebagai bagian asli dari mikrobioma mumi.
Empat jenis ragi yang meliputi Glaciozyma, Goffeauzyma, Mrakia, dan Phenoliferia juga terdeteksi pada tubuh Ötzi.
Kemiripan genetik dengan jamur Antartika yang tahan dingin membuktikan mikroba ini berasal dari ekosistem purba Alpen.
Kondisi Kesehatan dan Kematian Ötzi
Para ilmuwan telah menyatukan banyak petunjuk mengenai kehidupan Ötzi yang diperkirakan meninggal pada usia 46 tahun. Konsumsi makanan terakhirnya mencakup biji-bijian, tumbuhan, serta daging rusa dan ibex.
Petunjuk kekerasan fisik terlihat dari luka sayat di tangan serta anak panah yang menancap di bahunya. Cedera tersebut mengindikasikan bahwa Ötzi kemungkinan besar tewas akibat kehabisan darah.
Selain memiliki 61 tato kuno, pemeriksaan medis menunjukkan adanya endapan kalsium di jantung yang menandakan masalah kesehatan.
>>> DPR Sahkan Revisi UU P2SK: OJK Kini Berwenang Penuh Atur Aset Kripto
Bagian usus Ötzi juga mengandung bakteri Helicobacter pylori yang kerap memicu bisul dan kanker lambung.