Perhimpunan Pelajar Indonesia di Oxford (PPI Oxford) membuka jalur komunikasi khusus bagi publik yang ingin melakukan verifikasi terhadap individu dengan klaim sebagai mahasiswa atau alumni di Universitas Oxford.
Langkah ini diambil demi menjaga akurasi informasi yang beredar di masyarakat luas, mengingat latar belakang pendidikan kerap menjadi tolok ukur penting di dunia profesional.
>>> Didit Prabowo Temui Joko Widodo di Surakarta dalam Pertemuan Tertutup
Masyarakat yang ingin melakukan penelusuran terhadap klaim status akademis seseorang dapat menghubungi surel resmi ppi. oxford@gmail.
com atau melalui pesan langsung ke akun Instagram @PPI. Oxford.
Inisiatif ini muncul setelah beberapa kasus dugaan pemalsuan afiliasi Oxford mencuat di publik.
>>> Ceko Bidik Kemenangan Perdana atas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Salah satunya menimpa Rifaldy Fajar, yang diduga terlibat pemalsuan riset dan sempat menjadi pembicara bermodal status peneliti di Oxford pada tahun 2020.
Sorotan juga pernah mengarah pada Wirda Mansur di tahun 2020 terkait keterangan lulusan Universitas Oxford di platform LinkedIn miliknya.
Wirda kemudian mengklarifikasi bahwa dirinya hanya mengambil program International Baccalaureate (IB) yang setara dengan pendidikan menengah atas.
>>> Antisipasi Aturan OJK, Bank Sampoerna Buka Opsi Merger
Wirda Mansur menyatakan bahwa pengisian data di akun LinkedIn miliknya dilakukan oleh staf internal dan ia tidak melakukan pemeriksaan kembali atas informasi yang diunggah secara digital tersebut.