Desa Canting: Keindahan Tersembunyi di Pegunungan Meratus Kalimantan Selatan, Cocok Buat Healing dari Hiruk-Pikuk Kota Besar 1,5 Jam dari Pusat Kota

Desa Canting: Keindahan Tersembunyi di Pegunungan Meratus Kalimantan Selatan, Cocok Buat Healing dari Hiruk-Pikuk Kota Besar 1,5 Jam dari Pusat Kota

desa-Zachtleven/pixabay-

Perjalanan menuju Danau Canting memang tidak mudah, memerlukan ketangguhan dan kesabaran.

Sebuah perjalanan berkelok-kelok selama 1,5 jam akhirnya akan membawa Anda ke gerbang yang bertuliskan "Danau Canting".


Danau Canting, dalam bahasa lokal, mengandung makna kedamaian, keamanan, kenyamanan, keindahan, dan kemuliaan, sementara "Canting" merujuk pada kecerdasan, agama, suku, kedamaian, keindahan, standar, dan gotong royong. Nama ini mencerminkan nilai-nilai penting yang dijunjung tinggi oleh penduduk desa ini.

Baca juga: 15 Menit dari Pontianak! Terdapat Pelabuhan Internasional Terluas di Kalimantan Barat, Jadi Bagian Penting dalam Rantai Perdagangan Internasional

Salah satu hal yang membuat Desa Danau Canting begitu menarik adalah asal-usul pemukimannya.


×

Desa ini dihuni oleh masyarakat yang merupakan bagian dari Program Komunitas Adat Terpencil (KAT).

KAT adalah kelompok masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan menjalani gaya hidup nomaden.

Mereka sering tinggal di daerah perbatasan yang sulit diakses dan memiliki keterbatasan dalam hal transportasi, layanan kesehatan, dan pendidikan.

Letak geografis Desa Danau Canting yang terletak di perbukitan dalam Pegunungan Meratus membuatnya sangat berbeda dari desa-desa sekitarnya.

Hanya sepeda motor yang dapat melewati jalan masuk yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat.

Meskipun terpencil, desa ini telah diatur dengan baik, dengan udara segar yang dipenuhi aroma pegunungan dan perbukitan.

Dengan hanya 31 kepala keluarga, sebagian besar penduduk desa ini bekerja di sektor pertanian.

Mata pencaharian utama mereka adalah menanam pohon buah-buahan, cengkeh, karet, dan padi.

Kehidupan mereka di Desa Danau Canting penuh damai dan kesejahteraan.

Namun, perubahan positif telah datang ke desa ini. Meskipun terletak jauh dari pusat perkotaan, Desa Danau Canting sekarang memiliki akses listrik berkat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Tenaga surya disalurkan melalui panel listrik atau sel surya, yang telah dipasang tidak hanya di Desa Danau Canting tetapi juga setidaknya 79 sel surya lainnya tersebar di Desa Hinas Kiri.

Bantuan panel listrik ini dipasang oleh warga setempat yang telah terlatih dan memiliki keahlian dalam hal tersebut.

Baca juga: Bali Bakal Dicabut Lisensi Sebagai Pulau Dewata Usai Jawa Timur Keluarkan 10 Pantai Tercantik, Malang Mendominasi Kalahkan Banyuwangi dan Tulungagung

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU