Aparat keamanan Meksiko menjatuhkan sebuah drone tak terdaftar yang terbang di atas markas latihan Timnas Korea Selatan di Guadalajara pada Selasa (16/6/2026).
Tindakan ini dilakukan demi menjaga keamanan menjelang laga Piala Dunia 2026.
>>> AS dan Iran Teken MoU Akhiri Perang Timur Tengah, Selat Hormuz Dibuka
Kemunculan pesawat tanpa awak tersebut sempat memicu kekhawatiran akan adanya pemantauan terselubung terhadap sesi taktik tim asuhan Hong Myung-bo.
Intervensi langsung dilakukan oleh otoritas setempat sebagai bagian dari pengamanan ketat turnamen.
Pengamanan tersebut melibatkan ribuan personel dan teknologi pelacakan mutakhir di berbagai kota tuan rumah.
Respons Pelatih dan Situasi Tim
Pelatih kepala Korea Selatan, Hong Myung-bo, memberikan respons tenang atas insiden tersebut.
Ia menyatakan bahwa fokus anak asuhnya tidak terganggu, meskipun menyesalkan momentum kejadiannya.
>>> Massa Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta
"Itu tidak terlalu berdampak kepada kami.
Tetapi kami sedang mempersiapkan pertandingan dan itu merupakan momen yang sangat penting, jadi apa yang terjadi tentu disayangkan," kata Hong Myung-bo.
Insiden ini terjadi di tengah memanasnya hubungan internal skuad Taegeuk Warriors dengan media domestik selama kompetisi.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa para pemain membatasi interaksi dengan pers asal mereka dan membatalkan beberapa jadwal wawancara di luar agenda resmi FIFA.
Pertandingan mendatang antara Korea Selatan dan Meksiko akan menjadi laga penentu di Grup A.
>>> Portugal Evaluasi Besar-besaran Usai Ditahan Imbang Kongo di Piala Dunia 2026
Kedua tim saat ini sama-sama mengantongi kemenangan pada laga perdana dan memperebutkan status juara grup.