Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran komisaris dan direksi bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026) sore.
Pertemuan ini berfokus pada pembahasan isu-isu strategis di sektor keuangan. Sejumlah petinggi dari berbagai instansi terkait turut menghadiri undangan kepala negara tersebut.
>>> OJK Tetapkan Tujuh Direksi BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Riduan menjelaskan bahwa agenda pemanggilan berkaitan erat dengan perkembangan industri keuangan.
Namun, detail pembahasan belum dijabarkan secara menyeluruh.
"Tentang perbankan," ujar Riduan di Istana Kepresidenan, Kamis.
Riduan menambahkan, seluruh jajaran manajemen tertinggi dari bank-bank pelat merah mendapatkan instruksi untuk hadir. "Iya insya Allah (semua komisaris dan direksi dipanggil), sesuai undangan ya," kata dia.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani memaparkan bahwa diskusi ini juga bertujuan untuk menyelaraskan pandangan mengenai kebijakan finansial negara ke depan.
>>> Kota Dunia Berbagi Strategi Hadapi Gelombang Panas Ekstrem
"Hari ini bersama-sama dengan manajemen, ada juga komisaris dari Himbara, bertemu dengan Bapak Presiden untuk mendapatkan pandangan, arahan, dan juga sharing mengenai arah perekonomian Indonesia ke depannya," ungkap Rosan.
Pertemuan para petinggi perbankan BUMN ini berlangsung di saat Bank Indonesia menetapkan kebijakan moneter terbaru melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Juni 2026.
Bank sentral memutuskan untuk mengerek suku bunga acuan atau BI rate sebesar 25 basis poin, sehingga posisinya kini berada di angka 5,75 persen.
CIO Danantara Pandu Sjahrir memastikan bahwa jadwal pertemuan dengan Presiden sudah direncanakan sejak jauh hari dan tidak terkait langsung dengan keputusan BI rate.
>>> Portugal Ditahan Imbang Kongo 1-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
"Ya kalau bersamaan gak apa-apa, ini kebetulan saja. (Pertemuan) ini sudah dijadwalkan," tukasnya.
