⌂ Beranda News Hizbullah Klaim Hancurkan Tiga Tank Israel di Lebanon Selatan

Hizbullah Klaim Hancurkan Tiga Tank Israel di Lebanon Selatan

Hizbullah Klaim Hancurkan Tiga Tank Israel di Lebanon Selatan
Tank Israel hancur di Lebanon selatan
A A Ukuran Teks16px

Hizbullah mengklaim telah menghancurkan tiga tank tempur Merkava milik Israel di Lebanon selatan pada Jumat (19/6/2026).

Insiden ini terjadi di tengah kesepakatan damai yang baru ditandatangani antara Amerika Serikat dan Iran.

>>> Biaya Pasang GPS Mobil Mulai Rp 1 Juta, Tergantung Fitur

Kelompok militan Lebanon tersebut menyatakan bahwa pasukannya berhasil melumpuhkan kendaraan tempur Israel menggunakan rudal berpemandu di wilayah perbatasan.

Akibat serangan itu, tank-tank tersebut hancur dan terbakar.

Menurut Hizbullah, serangan diluncurkan untuk menghalau pergerakan pasukan darat Israel yang berupaya menyusup ke posisi strategis dekat kota Nabatieh.

Pasukan Israel yang terdiri dari satu peleton lapis baja dan satu peleton infanteri berusaha menyusup ke sisi utara perbukitan Ali al-Taher.

Wilayah tersebut merupakan area penting yang menghadap langsung ke kota Nabatieh. Situasi di lapangan dilaporkan masih memanas, dan Hizbullah mengatakan pertempuran masih berlangsung.

Sehari sebelumnya, Hizbullah juga melaporkan mobilisasi pasukan infanteri musuh di sekitar pinggiran kawasan yang sama.

>>> Luis Diaz Bawa Kolombia Kalahkan Uzbekistan di Piala Dunia 2026

Pasukan tentara Israel mencoba maju dari kota Arnoun menuju pinggiran Kfar Tibnit, dekat Nabatieh.

Sementara itu, media pemerintah Lebanon mengonfirmasi adanya serangan dari pesawat tanpa awak yang menyasar wilayah pemukiman warga sipil.

National News Agency (NNA) melaporkan bahwa sebuah drone musuh menargetkan sebuah mobil di kawasan Kfar Tibnit.

Serangan drone tersebut menewaskan dua orang. Satu korban jiwa tambahan dilaporkan tewas dalam serangan terpisah di desa tetangga, Zebdine.

Di sisi lain, militer Israel mengumumkan bahwa satu tentara mereka tewas dan tujuh personel lainnya luka-luka dalam sebuah insiden di Lebanon selatan pada malam sebelumnya.

>>> AS dan Iran Mulai Kesepakatan Damai Sementara 60 Hari

Ketegangan ini berlanjut setelah Hizbullah menyeret Lebanon ke dalam konflik sejak Maret lalu pasca-pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru