⌂ Beranda News Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Teluk Arab Akibat Konflik AS-Iran

Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Teluk Arab Akibat Konflik AS-Iran

Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Teluk Arab Akibat Konflik AS-Iran
Kapal tanker Pertamina tertahan di Teluk Arab
A A Ukuran Teks16px

Dua kapal tanker milik PT Pertamina (Persero), yakni Gamsunoro dan Pride, dilaporkan tertahan di kawasan Teluk Arab.

Insiden ini terjadi menyusul penutupan Selat Hormuz akibat pecahnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran pada Jumat (19/6/2026).

>>> Golkar dan PKB Soroti Sikap Politik PDIP Sebagai Penyeimbang

Kedua kapal tersebut belum dapat melanjutkan pelayaran melintasi jalur distribusi energi yang sangat strategis tersebut. Hal ini dikarenakan situasi keamanan di wilayah itu dinilai belum kondusif.

Prioritas Keselamatan Kru dan Operasional

Manajemen Pertamina menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan seluruh kru yang berada di dalam kapal.

Selain itu, keamanan operasional armada yang terjebak di area tersebut juga menjadi fokus utama.

Pemantauan posisi kapal dan upaya mitigasi risiko terus dilakukan seiring dengan perkembangan situasi politik di kawasan Timur Tengah.

Pertamina terus mengedepankan keselamatan kru dan operasional kapal.

>>> UNAIR Meraih Peringkat 276 Dunia dalam QS WUR 2027

Pertamina menyambut baik adanya sinyal perdamaian antara kedua negara yang berkonflik. Kesepakatan damai diharapkan dapat segera membuka kembali kelancaran pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Langkah taktis yang diambil mencakup komunikasi berkala dengan perwakilan diplomatik Republik Indonesia serta otoritas maritim setempat.

Informasi ini krusial untuk memastikan kesiapan kapal saat jalur laut dinyatakan aman untuk dilewati.

Pertamina melalui Pertamina International Shipping terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI, dan otoritas setempat.

>>> Duel Maut Berujung Maut: Remaja di Cilincing Tewas Akibat Sabetan Celurit

Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan dan kesiapan operasional perjalanan kapal tanker bila jalur telah dibuka kembali.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru