⌂ Beranda News Fresh Graduate Bingung Pilih Sertifikasi Karier, Ini Solusinya

Fresh Graduate Bingung Pilih Sertifikasi Karier, Ini Solusinya

Fresh Graduate Bingung Pilih Sertifikasi Karier, Ini Solusinya
Ilustrasi fresh graduate sedang melihat berbagai pilihan sertifikasi karier dengan ekspresi bingung
A A Ukuran Teks16px

Banyak lulusan baru atau fresh graduate menghadapi kebingungan dalam memilih program sertifikasi yang ditawarkan untuk meningkatkan kompetensi.

Kondisi ini seringkali membuat mereka mengikuti pelatihan tanpa mempertimbangkan relevansinya dengan bidang pekerjaan yang dituju.

>>> BI Prediksi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Dongkrak Inflasi 0,25%

Mentor karier sekaligus founder Qualifin. id, Muhammad Ghithrif Gustomo Putra, menekankan bahwa sertifikasi memang penting untuk daya saing.

Namun, pemilihan harus terarah agar waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan tidak sia-sia.

Langkah awal yang krusial bagi lulusan baru adalah memahami tujuan karier jangka panjang yang ingin dicapai.

Pemahaman arah karier sejak dini akan mempermudah pemetaan keterampilan dan pemilihan jenis sertifikasi yang relevan.

Pahami Diri dan Susun Strategi Karier

Ghithrif mengingatkan agar lulusan baru memastikan tujuan karier mereka terlebih dahulu. Hal ini penting agar tidak salah mengambil sertifikasi atau pelatihan yang tidak sesuai.

Banyak lulusan baru cenderung hanya mengikuti program yang populer tanpa mengevaluasi kebutuhan diri.

>>> Marc Cucurella Ungkap Alasan Pindah ke Real Madrid Meski Alumni Barcelona

Sertifikasi bernilai tinggi sekalipun tidak akan memberikan hasil maksimal jika tidak sejalan dengan bidang pekerjaan yang ditargetkan.

Proses menggali potensi dan kemampuan pribadi menjadi poin krusial sebelum memutuskan ikut pelatihan. Evaluasi diri membantu memetakan aspek kompetensi yang perlu ditingkatkan agar sesuai standar industri.

Pengembangan kompetensi yang ideal sebaiknya dilakukan secara bertahap. Setelah target ditentukan, pelajari persyaratan bidang yang dituju, baru kemudian memilih program pelatihan yang mendukung.

Perbedaan durasi program sertifikasi lokal dan internasional juga perlu dipertimbangkan. Sertifikasi internasional biasanya membutuhkan waktu lebih lama, bahkan bisa sekitar setengah tahun, karena materinya lebih mendalam.

Sementara itu, sertifikasi tingkat lokal umumnya menawarkan durasi yang lebih pendek, berkisar 1 sampai 2 bulan.

>>> Israel Putus Hubungan Diplomatik dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri UE

Kedua jenis sertifikasi ini tetap memberikan manfaat optimal jika dipilih berdasarkan kebutuhan nyata dan tujuan karier yang jelas.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru