⌂ Beranda News BAIC Indonesia Siap Luncurkan Mobil Listrik Arcfox T1, Tanggapi Kemiripan Nama

BAIC Indonesia Siap Luncurkan Mobil Listrik Arcfox T1, Tanggapi Kemiripan Nama

BAIC Indonesia Siap Luncurkan Mobil Listrik Arcfox T1, Tanggapi Kemiripan Nama
Mobil listrik BAIC Arcfox T1
A A Ukuran Teks16px

BAIC Indonesia bersiap memperluas lini produknya di pasar nasional dengan meluncurkan mobil listrik BAIC Arcfox T1.

Di negara asalnya, China, model SUV ini dipasarkan di bawah sub-brand Arcfox yang fokus memproduksi kendaraan penumpang berbasis energi baru.

>>> Kanada Bungkam Qatar 6-0, Laga Diwarnai Ketegangan dan Kartu Merah

Kehadiran nomenklatur T1 menarik perhatian karena nama serupa telah digunakan oleh merek asal China lainnya yang lebih dulu hadir di Indonesia, yaitu Jetour T1.

Manajemen BAIC Indonesia memberikan penjelasan terkait regulasi penggunaan nama model kendaraan tersebut.

Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menilai bahwa penggunaan nama model atau tipe kendaraan berbeda dengan penggunaan merek dagang secara keseluruhan di industri otomotif.

Identitas utama perusahaan merupakan sebuah merek, sementara simbol di belakangnya merupakan tipe atau nomenklatur untuk membedakan antarproduk.

Ia mencontohkan, penulisan nama atau merek bisa berbeda-beda, sementara merek seperti adalah brand.

Beberapa produsen otomotif menggunakan angka, alfabet, maupun kombinasi keduanya untuk penamaan model kendaraan mereka.

>>> Pedro Acosta: Insinyur Lebih Menentukan Kemenangan di MotoGP Modern

Hal ini umum ditemui pada merek seperti BMW dengan Seri 1, 2, 3, dan seterusnya, atau Mercedes-Benz dengan A, B, C.

Dhani Yahya menambahkan, penggunaan kombinasi angka dan huruf pada nama model dinilai bukan merupakan sesuatu yang bisa dimiliki secara eksklusif oleh satu pihak.

Contohnya, BYD M6 dan BMW M6 tidak bisa langsung dianggap sama.

Menurutnya, pembatasan ketat pada kombinasi huruf akan membuat produsen tidak bisa menggunakan nama tertentu selamanya.

Praktik penggunaan nama model yang mirip juga cukup banyak ditemui di China, yang banyak memakai penamaan belakang yang mirip-mirip.

>>> DJP Soroti Potensi Hilangnya Penerimaan Negara dari Program Prioritas

Selain kombinasi huruf dan angka, beberapa produsen juga menggunakan nama biasa untuk model kendaraan mereka, seperti yang umum ditemui pada merek-merek dari Jepang maupun Korea.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru