⌂ Beranda › News › Panitia Kirab Mangkunegaran Bantah Beri Izin Pria Berkebaya
News

Panitia Kirab Mangkunegaran Bantah Beri Izin Pria Berkebaya

Suasana kirab 1 Suro di Puro Mangkunegaran
Pria mengenakan kebaya saat Kirab Malam 1 Suro di Puro Mangkunegaran menuai kontroversi
A A Ukuran Teks16px

Panitia Penyelenggara 1 Suro Be 1960 Mangkunegaran membantah telah memberikan izin kepada seorang pria yang mengenakan kebaya untuk mengikuti ritual kirab di Puro Mangkunegaran pada Kamis (18/6/2026).

Peristiwa ini menjadi perbincangan setelah akun Instagram @mbulnyandul mengunggah foto tiga orang mengenakan kebaya. Pengunggah mengeklaim telah mendapatkan izin untuk memakai busana tersebut.

Unggahan tersebut mengkritik ketidakpatutan busana dalam acara sakral. Akun itu menulis, "Ibuuu @sarawijayanto, tolong ini anaknya ditegur.

Dikasih tau, mana yg patut mana yang ndak. Acara sakral, bukan acara mejeng2."

Pihak otoritas Puro Mangkunegaran langsung merespons.

"Mangkunegaran telah mengeluarkan panduan ageman untuk ritual adat 1 Sura, panitia penyelenggara 1 Sura BE 1960 tidak pernah memberikan izin, dispensasi, ataupun perlakuan khusus kepada pihak mana pun," kata Sura, Kamis (18/6/2026).

Ketua Panitia Penyelenggara yang juga perwakilan keluarga istana menambahkan pesan mengenai esensi upacara adat.

"Semoga semangat refleksi, ketertiban, dan saling menghormati yang hadir dalam peringatan Malam 1 Sura Be 1960 dapat terus menjadi bagian dari kehidupan bersama serta memperkuat hubungan masyarakat dengan nilai-nilai budaya yang diwariskan lintas generasi," terangnya.

Ketua Panitia Kirab 1 Suro Puro Mangkunegaran menegaskan tidak pernah memberikan izin bagi pria untuk mengenakan kebaya dalam acara ritual adat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru