Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Pemerintah Korea Selatan resmi memulai pembangunan Smart City Cooperation Center (SCCC) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Jumat (19/6/2026).
Proyek ini bernilai hibah 9,9 miliar KRW atau setara Rp115,94 miliar.
>>> Panitia Kirab Mangkunegaran Bantah Beri Izin Pria Berkebaya
Komponen konstruksi gedung SCCC memakan anggaran 5,5 miliar KRW (sekitar Rp64,41 miliar) dengan target rampung pada akhir tahun 2027.
Gedung berlantai dua dengan luas sekitar 1.098 meter persegi ini akan dilengkapi control room, ruang pertemuan, area pameran, serta AI & Robotics Lab.
Area luar bangunan akan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian urban untuk demonstrasi teknologi pintar.
Lokasi Strategis untuk Kemitraan Kota Cerdas
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menilai lokasi pembangunan SCCC sangat strategis dalam memperkuat kemitraan kedua negara untuk mengembangkan ekosistem kota cerdas di Nusantara.
"Untuk semua perizinan, jangan khawatir semuanya ada di kami (Otorita IKN).
Pemanfaatan bangunan ini sangat bagus idenya dan saya berharap dari Bapak/Ibu bisa membantu kami, membangun smart city laboratorium dan bisa digunakan untuk pendidikan, serta memperkenalkan teknologi dari Korea Selatan," ujar Basuki.
>>> Kawasan Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Pascavulkanisme Semeru
Selain fasilitas fisik, dana hibah tersebut mencakup penyusunan Smart City Masterplan dan Smart Building Protocol oleh KICT, serta program peningkatan kapasitas oleh University of Seoul.
Kerja sama ini diharapkan menjadi wadah alih pengetahuan dan pengembangan ekosistem teknologi digital di IKN.
Director Ministry of Land, Infrastructure and Transport (MoLIT) Korea Selatan, Choi Jung-won, menyatakan bahwa fasilitas ini dirancang untuk menjadi ruang kolaborasi jangka panjang bagi kedua belah pihak.
"Seperti halnya di Korea, Korea juga membangun sebuah kota baru yang menjadikannya sebagai sebuah kota pintar, yaitu Sejong.
Maka dari itu, Nusantara dapat memiliki kesempatan tersebut juga, melalui kolaborasi teknologi smart city yang kita miliki," ujar Choi Jung-won.
>>> Skotlandia Incar Sejarah ke Babak Gugur, Hadapi Maroko
Pihak Otorita IKN memproyeksikan SCCC dapat berfungsi maksimal sebagai laboratorium digital, pusat demonstrasi solusi cerdas, dan ruang pengembangan teknologi lingkungan di masa depan.