CEO SpaceX Elon Musk memprediksi bahwa massa dan energi akan menggantikan mata uang konvensional seperti dolar AS di masa depan.
Pernyataan itu muncul seiring rencana pembangunan komputasi AI di bulan yang memerlukan infrastruktur panel surya dan radiator raksasa untuk menyediakan energi murah bagi umat manusia.
>>> Karyawan Konfeksi Curi Kain Rol di Tambora, Kerugian Capai Rp2 Juta
"Jauh sebelum itu, uang konvensional tidak akan lagi relevan.
Massa & energi akan menggantikan uang (dolar AS)," tulis Elon di akun resmi X @elonmusk, Selasa (16/6/2026) dikutip dari Benzinga, Jumat (19/6/2026).
IPO SpaceX Raup Dana Triliunan Dolar
Ambisi besar tersebut membutuhkan sokongan dana triliunan dolar AS yang dipenuhi melalui penawaran umum perdana atau IPO SpaceX.
>>> Polres Cilegon Tangkap 21 Pelaku Narkoba, Sita Ribuan Paket Sabu
"Dana tambahan yang terkumpul dari penjatahan berlebih (overallotment) SpaceX lebih besar daripada hampir semua IPO teknologi yang pernah tercatat," jelas CNBC, Senin (15/6/2026).
Aksi korporasi tersebut berhasil meraup 85,7 miliar dolar AS atau setara Rp1,5 kuadriliun pada Jumat pekan lalu.
Dana ini akan dialokasikan untuk meluncurkan 100.000 satelit jaringan Starlink demi mengejar target pendapatan 1 triliun dolar AS pada 2030.
>>> Jadwal Siaran Langsung Moto3 dan Moto2 Ceko 2026 di Vidio
"SpaceX bertujuan untuk memproduksi ribuan satelit V3 setiap tahun, berpotensi meningkat hingga 5.000-10.000 per tahun, sambil mengandalkan kemampuan Starship untuk digunakan kembali sepenuhnya guna memangkas biaya peluncuran hingga tingkat yang kompetitif dengan pengiriman barang melalui udara internasional," jelas Gulf News, Jumat (12/6/2026).