Dua anggota staf media Tim Nasional Iran dilaporkan gagal mendapatkan visa Amerika Serikat untuk mendampingi tim di Piala Dunia 2026.
Kegagalan ini membuat keduanya tidak dapat berangkat bersama rombongan pemain menuju lokasi turnamen.
>>> FIFA Batasi Penggunaan Bahasa Spanyol di Piala Dunia 2026, Picu Kontroversi
Departemen media timnas Iran mengakui adanya potensi hambatan dalam penyebaran informasi resmi dan komunikasi skuad selama turnamen berlangsung di Amerika Utara.
Hingga saat ini, otoritas terkait belum menerbitkan dokumen izin masuk bagi kedua petugas publikasi tersebut.
"Karena kedua anggota staf media Tim Nasional Iran hingga saat ini belum menerima visa Amerika Serikat, kami belum dapat melakukan perjalanan bersama tim," kata departemen media timnas Iran dalam pernyataan resminya.
Ketidakhadiran petugas media internal ini diprediksi akan memengaruhi kecepatan distribusi kabar terbaru serta aktivitas rutin mengenai kondisi para pemain di dalam skuad.
>>> Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Spanyol vs Cape Verde, Belgia vs Mesir
"Tentu saja, kondisi ini dapat menyebabkan beberapa keterlambatan dalam memberikan pembaruan dan membagikan informasi," lanjut departemen media timnas Iran.
Manajemen tim menyampaikan bahwa situasi ini terjadi di luar kendali mereka dan berpotensi mengganggu kelancaran arus informasi yang biasanya diterima oleh publik secara berkala.
"Kami dengan tulus meminta maaf sebelumnya atas situasi yang tidak terduga ini dan menghargai pengertian serta kesabaran Anda," tulis departemen media timnas Iran.
>>> Jerman Hajar Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Persoalan visa administrasi ini menambah panjang daftar kendala perjalanan menjelang kompetisi. Namun, skuad Iran dipastikan tetap melanjutkan agenda persiapan dan latihan mereka menghadapi rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026.