Penyerang Timnas Iran Mohammad Mohebi memberikan klarifikasi terkait selebrasi golnya yang memicu perdebatan dalam laga fase grup Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Los Angeles, California, pada Selasa (16/6/2026) WIB itu berakhir imbang 2-2.
>>> Inggris vs Kroasia Jadi Laga Pembuka Grup L Piala Dunia 2026
Mohebi mencetak gol kedua yang menyamakan kedudukan bagi Iran.
Pemain FC Rostov itu menjadi sorotan setelah mengacungkan dua jari ke bawah lalu mengayunkannya ke atas. Gestur tersebut mendorong sejumlah suporter mendesak FIFA untuk meninjau aksinya.
Situasi pertandingan dilaporkan sensitif karena adanya aksi protes di luar stadion serta pengibaran bendera simbol era sebelum Revolusi Iran oleh penonton di tribun.
Penjelasan Mohebi
Menanggapi gelombang kritik, Mohebi menegaskan tidak memiliki motif tertentu di balik tindakannya. "Selebrasi itu muncul begitu saja saat momen pertandingan berlangsung.
Saya melakukannya seperti ini," ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada suporter Iran yang hadir di Los Angeles. "Mereka menciptakan atmosfer yang luar biasa dalam pertandingan ini," kata pemain berusia 27 tahun itu.
>>> Trevoh Chalobah Gantikan Tino Livramento di Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026
Mohebi kembali menegaskan bahwa aksi tersebut murni didedikasikan untuk para pendukung. "Itu hanya selebrasi, tidak lebih dari itu," tegasnya.
Rekan Setim Juga Lakukan Selebrasi Kontroversial
Rekan setim Mohebi, Ramin Rezaeian, juga melakukan selebrasi kontroversial dengan menarik jersey hingga menutupi wajahnya setelah mencetak gol pertama Iran pada menit ke-32.
Berbeda dengan Mohebi, pemain berusia 36 tahun itu secara terbuka mengakui adanya unsur politik dalam aksinya. "Itu memang sesuatu yang bersifat politik," kata Rezaeian.
Namun, ia enggan memperpanjang pembahasan soal isu politik tersebut. "Saya tidak ingin membahasnya.
Kami berada di sini untuk menjawab pertanyaan tentang sepak bola," lanjutnya.
>>> Norwegia Hajar Irak 4-1 di Piala Dunia 2026, Haaland Bintang Lapangan
Hasil imbang ini membuat Iran mengemas satu poin di Grup G. Timnas Iran dijadwalkan menghadapi Belgia pada 21 Juni 2026 sebelum bertemu Mesir lima hari kemudian.