⌂ Beranda News Titiek Soeharto Tinjau Transformasi Nusakambangan Jadi Pulau Kemandirian

Titiek Soeharto Tinjau Transformasi Nusakambangan Jadi Pulau Kemandirian

Titiek Soeharto Tinjau Transformasi Nusakambangan Jadi Pulau Kemandirian
Titiek Soeharto saat meninjau transformasi Pulau Nusakambangan
A A Ukuran Teks16px

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung transformasi pulau tersebut menjadi pusat kemandirian bagi narapidana.

>>> Brasil Cukur Haiti 3-0, Vinicius Junior Jadi Man of the Match

Titiek Soeharto didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menteri Imipas) Agus Andrianto dalam kunjungan tersebut.

Rombongan bertolak dari Dermaga Wijayapura menggunakan Kapal Pengayoman milik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Sabtu (20/6/2026) pukul 09.16 WIB.

Perjalanan laut memakan waktu sekitar 13 menit. Rombongan tiba di Dermaga Sodong, Nusakambangan, pukul 09.29 WIB.

Dirjenpas Mashudi dan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko turut serta dalam rombongan.

Fokus pada Pembinaan Keterampilan

Sejak era Presiden Prabowo Subianto, kawasan yang sebelumnya dikenal menyeramkan ini dialihfungsikan menjadi pusat pengembangan keterampilan bagi narapidana.

Pembinaan difokuskan pada sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM.

>>> Trump Klaim Bujuk Israel Setujui Gencatan Senjata dengan Hizbullah

Program optimalisasi kawasan ini merupakan gagasan Menteri Agus Andrianto setelah resmi dilantik.

Langkah ini diambil setelah Menteri Agus menerima laporan BPK terkait banyaknya aset lahan tidur milik kementerian pada masa transisi Ditjenpas dari Kemenkumham ke Kemenimipas.

Menteri Agus kemudian memanfaatkan lahan produktif tersebut dengan mendirikan balai latihan kerja.

Pembangunan fasilitas pembinaan diharapkan menjadi bekal keahlian bagi narapidana setelah bebas, sehingga tidak kembali melakukan tindak pidana.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah tempat pembuatan batako. Fasilitas ini memanfaatkan residu pembakaran batu bara atau flying ash bottom ash sebagai bahan dasar.

Workshop batako berskala UMKM tersebut merupakan kerja sama antara Kemenimipas dan PT PLN Persero.

>>> Warga Ciseeng Bogor Tangkap Dua Remaja Konvoi Diduga Hendak Tawuran

Pengolahan limbah pembakaran ini dinilai memiliki nilai ekonomis sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru