Timnas Amerika Serikat resmi melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Kepastian itu didapat setelah mereka mengalahkan Australia dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup B, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
>>> Haiti Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Kalah dari Brasil
Bermain di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat unggul cepat melalui gol bunuh diri Cameron Burgess pada menit ke-11.
Umpan silang Folarin Balogun gagal diantisipasi dengan baik oleh bek Australia tersebut.
Keunggulan bertambah menjadi 2-0 pada menit ke-43. Alex Freeman mencetak gol melalui sundulan kepala memanfaatkan bola deflected di kotak penalti.
Hasil ini membuat Amerika Serikat kokoh di puncak klasemen Grup B dengan enam poin. Mereka menyusul Meksiko yang lebih dulu memastikan tempat di babak gugur.
Kunci Kemenangan Menurut Folarin Balogun
Penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya. Ia menyebut strategi yang diterapkan tidak berubah dari laga sebelumnya saat mengalahkan Paraguay 4-1.
"Kami ingin memulai dengan cepat seperti saat melawan Paraguay dan itu membuat pertandingan jauh lebih mudah.
Mampu membalas kepercayaan para penggemar di panggung terbesar sangat berarti bagi saya," kata Balogun.
>>> Brasil Kalahkan Haiti 3-0 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026
Ia menambahkan, timnya akan beristirahat dan memulihkan diri. "Kami masih ingin memenangkan pertandingan berikutnya melawan Turki.
Yang terpenting adalah kami tetap rendah hati," ujarnya.
Pujian Mauricio Pochettino
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, memuji performa anak asuhnya yang mampu menang tanpa kebobolan. Ia mengapresiasi kerja keras tim meski tanpa Christian Pulisic yang cedera.
"Saya pikir itu pertandingan yang fantastis, babak pertama yang sangat bagus. Kami mendominasi pertandingan.
Mustahil memainkan Pulisic dengan kondisi masih cedera, terbukti jika ingin menang, kami membutuhkan kerja keras seluruh tim," kata Pochettino.
Evaluasi dari Australia
Pelatih Australia, Tony Popovic, mengakui keunggulan Amerika Serikat. Ia menilai timnya tampil lesu dan kalah dalam duel serta bola kedua.
"Mereka lebih cepat, lebih kuat, memenangkan setiap duel. Ketika Anda melakukan itu, sangat sulit untuk mendapatkan momentum.
>>> Seto Nurdiyantoro Jagokan Argentina dan Spanyol di Piala Dunia 2026
Namun, reaksi di babak kedua sangat luar biasa," ujar Popovic.