Pasar keuangan Thailand menyerap aliran dana asing yang keluar dari Indonesia. Investor global khawatir terhadap stabilitas fiskal Indonesia.
Menteri Keuangan Thailand, Ekniti Nitithanprapas, mengonfirmasi hal tersebut. Ia menyatakan investor asing tertarik pada disiplin fiskal Thailand.
>>> Harga XRP 20 Juni 2026 Menguat Tipis 0,33 Persen
Pernyataan itu disampaikan di Bangkok pada Kamis (18/6/2026).
Sepanjang 2026, Thailand mencatat arus masuk modal asing sekitar 2,7 miliar dolar AS di pasar obligasi dan saham.
Sementara itu, Indonesia mengalami arus keluar dana asing mencapai 4,2 miliar dolar AS. Indeks acuan Thailand melonjak 26 persen, sedangkan IHSG Indonesia merosot 29 persen.
>>> Prabowo Instruksikan Erick Thohir Benahi Kompetisi Sepak Bola Domestik
Pemerintah Thailand memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tetap 2 persen tahun ini. Stabilitas politik pascapemilu menjadi faktor pendukung.
S&P Global Ratings menilai koalisi hasil pemilu Februari 2026 lebih stabil. Moody's juga merevisi prospek peringkat kredit Thailand menjadi stabil dari negatif.
>>> Seto Nurdiyantoro Sambut Kembalinya Derbi DIY di Super League
Perubahan prospek ini didorong berkurangnya risiko tarif AS dan penguatan investasi domestik. Thailand dinilai memiliki fundamental fiskal yang kuat.