⌂ Beranda News Aksi Bersih Stadion Suporter Jepang Picu Debat Gender

Aksi Bersih Stadion Suporter Jepang Picu Debat Gender

Aksi Bersih Stadion Suporter Jepang Picu Debat Gender
Suporter Jepang membersihkan sampah di stadion Piala Dunia
A A Ukuran Teks16px

Aksi bersih-bersih yang dilakukan suporter Jepang usai laga melawan Belanda di Dallas justru memicu perdebatan soal kesetaraan gender di negara asal mereka.

Foto para suporter pria mengumpulkan sampah di stadion menjadi viral. Namun, banyak warganet menyoroti kontribusi mereka yang minim dalam urusan rumah tangga sehari-hari.

>>> Graham Potter Minta Swedia Tampil Maksimal Lawan Belanda di Piala Dunia 2026

Data Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) tahun 2021 menunjukkan pria Jepang memiliki proporsi waktu paling rendah dalam pekerjaan rumah tangga tanpa upah dibanding negara maju lain.

Seorang pengguna X menulis, "Setiap orang ingin menyelamatkan dunia, tapi tidak ada yang mau membantu ibu mencuci piring."

Netizen lain menyoroti ketimpangan tanggung jawab pengasuhan anak yang kerap ditinggalkan demi menonton turnamen sepak bola.

"Mungkin di antara mereka yang memungut sampah ada yang meninggalkan anak kecil di rumah bersama istrinya untuk menonton Piala Dunia," ujar pengguna X lainnya.

Di sisi lain, banyak pula yang membela aksi tersebut sebagai kebiasaan yang diajarkan sejak sekolah.

"Apa yang memalukan dari itu?" tanya seorang pengguna X.

Ia menambahkan bahwa menjaga kebersihan di luar negeri lebih terhormat daripada meninggalkan citra buruk bagi bangsa.

"Ini jauh lebih baik daripada laporan yang mengatakan 'Orang Jepang meninggalkan sampah di luar negeri'," tambahnya.

Sementara itu, penyerang muda Spanyol Lamine Yamal memberikan konfirmasi soal kondisi kebugarannya jelang laga kontra Arab Saudi.

>>> Siaran Langsung Trans7 Puncaki Google Trends Global

"Masih terlalu dini dan belum perlu. Saya sedang dalam fase adaptasi, belum waktunya bermain penuh," kata Yamal.

Ia juga menegaskan bahwa Nico Williams dalam kondisi fisik lebih siap meski keduanya sempat dibekap cedera paha.

"Secara fisik Nico bahkan lebih baik dari saya. Kami tidak terburu-buru, kami memiliki tim hebat dengan pemain berkualitas dan harus tenang," ujar Yamal.

Namun, target poin penuh tetap harga mati bagi La Roja demi mengamankan posisi di fase grup.

"Tentu kami harus menang pada hari Minggu karena kami termasuk favorit dan butuh kemenangan ini," kata Yamal.

Pelatih Luis de la Fuente menyatakan masih memantau perkembangan dari tim medis terkait rotasi pemain.

"Kami harus mengevaluasi situasi Lamine Yamal dengan cermat untuk laga melawan Arab Saudi," ujar De la Fuente.

Di tempat terpisah, situasi keamanan di sekitar markas latihan timnas Inggris sempat mencekam akibat rentetan penembakan di Kansas City yang menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya.

>>> CORTIS Debut di Allo Bank Festival 2026 Indonesia Arena

Kepala Polisi Kansas City Stacey Graves meminta masyarakat segera menghubungi darurat jika melihat orang yang dicurigai.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru