Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri penyerahan simbolis bantuan pendidikan dari ESQ Group kepada siswa Sekolah Rakyat.
Acara berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (20/6/2026).
>>> Koperasi Ekspor Perdana 28 Ton Lidi Sawit ke China
Bantuan yang diserahkan berupa 35 beasiswa kuliah di Universitas Ary Ginanjar (UAG) dan ESQ Business School.
Selain itu, tujuh siswa terpilih mendapat kepastian kerja di ESQ Group berdasarkan pemetaan talenta.
Agus Jabo menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat digagas Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya memutus rantai kemiskinan di Indonesia melalui jalur pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
"Saya memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada saudara-saudara semua yang sudah mengantarkan anak-anak bersekolah di Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat adalah program Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memutus transmisi kemiskinan," ujar Agus Jabo.
Pemerintah menilai program ini menjadi jembatan bagi anak-anak meraih cita-cita dan meningkatkan taraf hidup keluarga. "Anak-anak di Sekolah Rakyat sedang diberikan jembatan emas untuk mewujudkan cita-cita mereka.
Wujudkan cita-cita kalian supaya orang tua bangga, Pak Presiden bangga, dan seluruh rakyat Indonesia bangga," tambahnya.
Kementerian Sosial juga mengapresiasi mitra strategis, termasuk Pendiri ESQ Group Ary Ginanjar, yang terlibat mengawal program sejak awal.
>>> Dokter Ungkap Metode SAHABAT untuk Jaga Kesehatan Ginjal Anak
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Ary Ginanjar yang sudah mengawal sejak awal berdirinya Sekolah Rakyat.
Kami mohon sinergi dan kolaborasi kelanjutan agar anak-anak kita setelah lulus dapat melanjutkan pendidikan maupun bekerja secara bermartabat," tutur Agus Jabo.
Pihak ESQ Group menegaskan pemberian beasiswa dan lapangan kerja didasari komitmen sosial membantu anak-anak dari latar belakang ekonomi lemah.
"Karena ayah saya dahulu lahir tanpa pernah mengenal ayahnya. Saat beliau berusia tujuh tahun, ibunya meninggal dunia.
Setiap kali saya melihat anak-anak kurang mampu, hati saya selalu tergerak," ungkap Ary Ginanjar.
Selain beasiswa, para siswa mendapat layanan DNA Talent Test gratis berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengenali potensi diri.
"Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih atas kesempatan mengikuti tes DNA talent secara gratis.
>>> Marco Bezzecchi Terancam di Puncak Klasemen MotoGP 2026
Ini membantu kami lebih mengenal potensi diri dan menambah rasa percaya diri," pungkas penerima beasiswa, Nurholis Fauzi.