Demikianlah Sabda Tuhan. U. Syukur Kepada Allah.

Bait Pengantar Injil: Luk 7:16

Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita, dan Allah telah melawat umat-Nya.

Bacaan Injil: Markus 4:35-40

Pada suatu hari, ketika hari sudah petang, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Marilah kita bertolak ke seberang." Mereka meninggalkan orang banyak, lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain pun menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat, dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.

×

Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan, di atas sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya, "Guru, Engkau tidak peduli kalau kita binasa?" Yesus pun bangun, menghardik angin itu, dan berkata kepada danau itu, "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda, dan danau pun menjadi teduh sekali. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?" Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain, "Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?"

Demikianlah Injil Tuhan. U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Saudara-saudari terkasih dalam Yesus Kristus, dalam Bacaan Injil Markus 4:35-40 hari ini, kita diajak untuk merenungkan siapa Yesus, yang bahkan angin dan danau pun taat kepada-Nya.

Refleksi

Allah menyapa Ayub dan menyatakan ketidaktahuan Ayub tentang peranan ilahi dalam segala kejadian. Allah mengungkapkan betapa sedikitnya pemahaman manusia tentang Yang Mahakuasa, namun juga menunjukkan kemurahan dan kasih-Nya. Ayub akhirnya menyadari kedaulatan Allah atas alam semesta dan tempatnya sebagai ciptaan.

Penerapan dalam Hidup

Ketika penderitaan menyapa, langkah terbaik adalah berdoa dan menyambut firman-Nya. Keagungan karya-Nya dan keindahan karakter-Nya akan menyejukkan hati kita, meyakinkan bahwa Dia tidak pernah meninggalkan kita.

Doa Penutup

Bapa surgawi, aku mengosongkan diriku bagi-Mu. Aku percaya bahwa Engkau senantiasa memegang aku erat-erat dalam situasi macam apa pun yang kuhadapi. Aku menyadari bahwa aku dapat tinggal dengan aman dalam kasih-Mu. Amin.

Demikianlah Renungan Hari Minggu, 23 Juni 2024. Semoga bermanfaat dan membawa berkat bagi kita semua. (Sumber: thekatolik.com)