Amerika Serikat Tarik Perisai Rudal THAAD dari Korsel di Tengah Konflik Iran

Amerika Serikat Tarik Perisai Rudal THAAD dari Korsel di Tengah Konflik Iran

ilustrasi rudal--

Amerika Serikat dilaporkan memindahkan sebagian sistem pertahanan rudal canggih Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) dari Korea Selatan ke kawasan Timur Tengah.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang melibatkan serangan drone serta rudal balistik.

Sistem Pencegat Rudal Berteknologi Tinggi


THAAD merupakan sistem pertahanan rudal yang dirancang untuk menghancurkan rudal balistik pada fase akhir penerbangannya sebelum mencapai target.

Sistem ini dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin, dengan teknologi hit-to-kill yang menghancurkan target menggunakan energi kinetik tanpa bahan peledak.

Setiap baterai THAAD umumnya terdiri dari enam peluncur bergerak dengan delapan rudal pencegat pada masing-masing peluncur.


×

Sistem tersebut juga dilengkapi radar canggih yang mampu mendeteksi dan melacak rudal balistik jarak pendek hingga menengah pada ketinggian sangat tinggi.

Biaya satu baterai THAAD diperkirakan mencapai sekitar USD 1 miliar dan memerlukan sekitar 100 personel untuk pengoperasiannya.

Respons terhadap Serangan Rudal Iran

Relokasi sistem pertahanan ini dilakukan setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal balistik dalam konflik yang sedang berlangsung.

Sejumlah laporan menyebutkan lebih dari 500 rudal balistik telah ditembakkan sejak perang meningkat.

Meskipun sebagian besar serangan berhasil dicegat, intensitas serangan yang tinggi diyakini telah memberikan tekanan besar pada sistem pertahanan udara Amerika Serikat.

Memperkuat Perlindungan Infrastruktur Strategis

Analis militer menilai pemindahan THAAD bertujuan memperkuat pertahanan terhadap pangkalan militer serta infrastruktur penting di Timur Tengah.

Sistem ini memiliki kemampuan mencegat rudal pada ketinggian sangat tinggi sehingga memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi wilayah yang dilindungi.

Beberapa pengamat menilai langkah tersebut juga menunjukkan meningkatnya kebutuhan Washington untuk memperkuat sistem pertahanan di kawasan konflik.

Korea Selatan Ungkap Kekhawatiran

THAAD sebelumnya ditempatkan di Korea Selatan sejak 2017 sebagai bagian dari upaya menghadapi ancaman rudal dari Korea Utara.

Pangkalan sistem tersebut berada di wilayah Seongju, sekitar 220 kilometer di selatan Seoul.

Pemerintah Korea Selatan telah menyampaikan kekhawatiran kepada Amerika Serikat terkait pemindahan sebagian sistem pertahanan tersebut.

Pertahanan terhadap Korea Utara Tetap Dijaga

Meski demikian, pemerintah Korea Selatan menegaskan bahwa kemampuan pertahanan terhadap ancaman dari Korea Utara tetap terjaga.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan bahwa kekuatan militer negara tersebut masih mampu menjaga postur pertahanan meskipun beberapa aset militer Amerika Serikat direlokasi.

TAG:
Sumber:

UPDATE TERBARU