Pemerintah Pastikan Stok BBM Nasional Aman saat Arus Balik Lebaran

Pemerintah Pastikan Stok BBM Nasional Aman saat Arus Balik Lebaran

jalan tol-PublicDomainPictures/pixabay-

Baca juga: Nasib Hendrik Irawan Usai Video Joget di Dapur MBG Viral, Operasional SPPG Cimahi Dihentikan

Distribusi BBM di Kalimantan Barat Diperkuat

Penguatan distribusi juga dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan Barat yang sebelumnya mengalami lonjakan permintaan.


Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyampaikan perusahaan terus menambah pasokan serta meningkatkan pengawasan distribusi agar pelayanan di SPBU tetap optimal.

"Kami menegaskan bahwa suplai BBM di Kalimantan Barat terus kami tambah dan distribusikan secara maksimal. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kondisi saat ini sudah berangsur kondusif. Kami juga telah mendorong pihak SPBU untuk tetap beroperasi optimal serta melakukan pengawasan lebih ketat agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," jelasnya.

Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga memperkuat koordinasi untuk mencegah praktik penimbunan maupun aktivitas spekulan yang berpotensi mengganggu distribusi.


×

Masyarakat diminta melaporkan apabila menemukan indikasi penimbunan melalui Pertamina Contact Center 135.

Antrean SPBU di Pontianak Mulai Normal

BPH Migas turut memantau kondisi pasokan BBM di Pulau Kalimantan yang saat ini dinilai aman.

Di Kalimantan Barat, peningkatan suplai telah dilakukan sejak malam takbiran pada 20 Maret 2026 sebagai tindak lanjut koordinasi Posko Nasional Sektor ESDM Ramadhan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Sejumlah SPBU di Kota Pontianak bahkan dioperasikan selama 24 jam untuk mengurai antrean kendaraan yang sempat memanjang.

Berdasarkan pemantauan hingga 22 Maret 2026, antrean di sejumlah lokasi mulai berangsur membaik.

"Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan masyarakat, terutama saat arus mudik dan arus balik," kata Fathul.

Kondisi Penyaluran BBM di Kalimantan Barat

  • Rata-rata penyaluran bensin mencapai 2.749 KL per hari selama 9–22 Maret.
  • Angka tersebut naik 19,8 persen dibanding kondisi normal.
  • Puncak kenaikan permintaan terjadi pada 20 Maret dengan lonjakan hingga 54 persen.
  • Penyaluran solar rata-rata 1.420 KL per hari atau turun 3,7 persen dari kondisi normal.
  • Kenaikan tertinggi permintaan solar tercatat pada 18 Maret sebesar 20 persen.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat Widhi Tri Adhi Hidayat menyebut kondisi antrean di sejumlah daerah mulai terkendali.

Wilayah Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya telah kembali normal. Sementara antrean di Mempawah, Singkawang, dan Bengkayang masih berada pada tingkat sedang, sedangkan Sambas dan Landak masih terus diupayakan untuk dikurangi.

Pertamina juga menambah mobil tangki distribusi serta mengoperasikan Integrated Terminal Pontianak selama 24 jam untuk memastikan pasokan BBM tetap terjaga.

TAG:
Sumber:

UPDATE TERBARU