Manajemen perusahaan menyatakan, lonjakan harga komoditas energi ini menuntut penyesuaian strategi yang cepat agar roda operasional pabrik tetap berjalan.
Pelaku industri mengharapkan solusi konkret dari pembuat kebijakan untuk menjaga stabilitas daya saing manufaktur di pasar.
Herman Hamzah menegaskan, perusahaan terus berkomitmen mendukung industri nasional dan menyediakan lapangan pekerjaan. Namun, apabila biaya produksi terus meningkat, hal itu akan menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan industri.
Langkah antisipasi dilakukan produsen dengan meluncurkan variasi rancangan produk berbasis teknologi mutakhir untuk memikat konsumen. Perusahaan mengandalkan pembaruan estetika untuk mempertahankan pangsa pasar domestik.
Pabrik yang beroperasi di Karawang Timur sejak 2015 ini awalnya didirikan oleh Lin Kuang Ming pada 2011.
Unit usaha yang mulanya hanya memproduksi ubin keramik kini telah memperluas portofolio ke segmen komoditas granit ukuran besar.
Perusahaan membagi segmen produk keramik melalui merek Concord, Icarus, Delta, Hector, dan Gracia.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Kendala Cedera Jelang Lawan Mozambik
Sementara untuk varian granit dipasarkan lewat merek Pavia, Concord, dan Fortuna yang diarahkan untuk menyasar target pasar spesifik.