Upaya menurunkan berat badan tidak hanya bergantung pada pola makan, tetapi juga pilihan minuman, terutama di malam hari.
Minuman yang dikonsumsi setelah makan malam dapat memengaruhi kualitas tidur, mengontrol rasa lapar, hingga mendukung proses pembakaran lemak.
>>> Pemerintah Targetkan Belanja Negara 2027 Capai 14% PDB
Ahli gizi merekomendasikan beberapa jenis minuman yang dinilai lebih ramah bagi program penurunan berat badan.
Pilihan ini membantu membuat perut kenyang dan mengurangi keinginan untuk ngemil di larut malam.
Minuman Pendukung Diet di Malam Hari
Kefir, minuman fermentasi susu, kaya akan protein dan probiotik. Kandungan ini membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi keinginan ngemil, menjaga kestabilan gula darah, serta menyeimbangkan mikrobioma usus.
Air putih menjadi pilihan paling sederhana namun efektif. Minuman ini dapat membuat perut terasa kenyang dan membantu mengurangi kebiasaan ngemil larut malam.
Teh hijau tanpa kafein mengandung antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG) yang dikaitkan dengan pembakaran lemak. Versi tanpa kafein aman dikonsumsi mendekati waktu tidur bagi yang sensitif terhadap kafein.
>>> Polda Metro Jaya Koordinasi Kasus Penganiayaan Warga Brunei di Blok M
Jus ceri asam merupakan sumber alami melatonin yang baik untuk kualitas tidur. Tidur yang cukup penting untuk mengontrol hormon pengatur rasa lapar seperti ghrelin dan leptin.
Jus ini juga mengandung polifenol dan antosianin.
Minuman fungsional seperti soda prebiotik, kombucha, teh herbal, atau infused water dengan tambahan magnesium atau adaptogen dapat membantu menurunkan stres dan mendukung tidur berkualitas.
Selain memilih minuman yang tepat, penting juga menerapkan kebiasaan malam hari yang sehat.
>>> Pembiayaan Emas Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak Signifikan
Ini termasuk tidur lebih awal, mengurangi penggunaan ponsel sebelum tidur, menghindari ngemil larut malam, dan membatasi konsumsi alkohol untuk mengoptimalkan metabolisme tubuh.