TERKINI! Mengintip Keberagaman Potensi SDA untuk Calon Provinsi Kepulauan Buton setelah Proses Pemekaran Wilayah Sulawesi Tenggara, Tebak Apa?

TERKINI! Mengintip Keberagaman Potensi SDA untuk Calon Provinsi Kepulauan Buton setelah Proses Pemekaran Wilayah Sulawesi Tenggara, Tebak Apa?

ilustrasi kota pemekaran-Pexels/pixabay-

Alasan di balik pemekaran provinsi ini adalah untuk meningkatkan kendali dalam pelayanan birokrasi pemerintahan dan untuk meratakan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Apalagi, semua persyaratan administratif dan dukungan kepala daerah telah terpenuhi, seperti yang ditegaskan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, dalam Surat Keputusan Nomor 354 tahun 2021 tentang Tim Percepatan Pembentukan Daerah Persiapan Otonomi Baru Provinsi Kepulauan Buton.


Maklumat Sultan Buton ke-40 tentang rencana pembentukan provinsi baru juga telah diserahkan kepada Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Baca juga: Taz Skylar sebagai Sanji dalam Serial One Piece Live Action, Cek Profil Lengkap Biodata Riwayat Hidup, Usia dan Akun Instagramnya, Keunggulannya?

Secara realistis, pembentukan Provinsi Kepulauan Buton bukanlah sekadar mimpi. Wilayah yang diajukan meliputi 36.160 kilometer persegi dari Provinsi Sulawesi Tenggara yang sekarang.


×

Penduduknya pun tak sedikit, mencapai 2.755.589 jiwa menurut sensus penduduk BPS tahun 2020. Dengan demikian, 1 kota dan 5 kabupaten telah bersatu dalam rencana pembentukan calon Provinsi Kepulauan Buton, termasuk Kota Baubau sebagai kota utamanya.

Sementara 5 kabupaten yang merangkak masuk dalam rencana ini adalah Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Buton Utara, dan Kabupaten Buton Selatan.

Baca juga: Berjarak 110 Km dari Balikpapan! Perkampungan di Kalimantan Timur Ini Dipercaya Rumah Makhluk Gaib, Waduh Masyarakatnya Gimana?

Berbicara mengenai ibukota provinsi baru ini, masih terdapat dua pilihan yang tengah dipertimbangkan, yaitu Kabupaten Wakatobi atau Kota Baubau.

Dukungan Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, terhadap rencana ini bukan tanpa alasan. Ia melihat bahwa pemekaran Provinsi Kepulauan Buton adalah langkah yang semakin mendekati kenyataan, mengingat kekayaan alam dan populasi yang besar.

Meskipun masih terdapat hambatan moratorium DOB, semangat untuk menjadikan wilayah ini sebagai provinsi mandiri tidak pernah pudar.

***

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU