Stok LPG 3 Kg di Cimahi Dipastikan Aman, Warga Diminta Tidak Panic Buying
kompor-pixabay-
Pemerintah Kota Cimahi memastikan ketersediaan LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram tetap mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Kepastian ini disampaikan di tengah kekhawatiran publik mengenai potensi krisis energi akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira menegaskan bahwa kondisi geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel tidak berdampak langsung terhadap distribusi LPG di wilayahnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu yang beredar dan melakukan pembelian secara berlebihan.
“Warga Cimahi tidak perlu khawatir apalagi sampai panic buying. Stok tidak langka dan situasi di Timur Tengah tidak berdampak langsung terhadap ketersediaan LPG di sini,” ujar Adhitia.
Kuota LPG 3 Kg Capai Puluhan Ribu Ton
Berdasarkan data Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi, kuota LPG 3 kilogram yang dialokasikan untuk daerah tersebut mencapai 19.059 metrik ton.
Jika dikonversikan, jumlah tersebut setara dengan sekitar 529.416 tabung setiap bulan yang disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Disdagkoperind Kota Cimahi Indra Bagjana menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kelangkaan LPG 3 kilogram di tingkat masyarakat.
“Alhamdulillah stok masih aman, tidak ada kelangkaan maupun gejolak di masyarakat,” kata Indra dalam keterangannya.