Apa Itu Virus Panleukopenia Penyebab Kematian Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo
tanda tanya-geralt/pixabay-
Gejala Infeksi yang Muncul
Tanda-tanda penyakit yang muncul pada Huru dan Hara mengarah pada gangguan serius pada sistem pencernaan.
- Muntah berulang
- Diare berat
- Feses bercampur darah
- Demam tinggi
- Lesu dan kehilangan nafsu makan
Gejala tersebut menunjukkan adanya kerusakan pada saluran pencernaan serta melemahnya daya tahan tubuh akibat infeksi virus.
Dokter hewan BBKSDA, Agnisa, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan segera setelah gejala muncul.
Diagnosis ditegakkan melalui rapid test menggunakan sampel feses, yang kemudian menunjukkan hasil positif terinfeksi virus panleukopenia.
Cara Penularan dan Tingkat Bahaya
Virus panleukopenia dapat menyebar dengan sangat mudah di lingkungan satwa. Penularannya terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi.
- Air liur
- Urine
- Kotoran
- Benda yang terkontaminasi di kandang
Masa inkubasi virus ini relatif singkat, biasanya antara dua hingga tujuh hari setelah paparan awal.
Kasus pada satwa muda sering kali berkembang cepat dan berujung fatal. Peluang bertahan hidup biasanya meningkat apabila hewan mampu melewati fase kritis dalam 48 hingga 72 jam sejak gejala pertama muncul.
Hingga kini belum tersedia obat yang secara langsung dapat membunuh virus tersebut. Penanganan medis yang dilakukan bersifat suportif untuk menjaga kondisi tubuh hewan.
Upaya Pencegahan pada Satwa
Para ahli menilai vaksinasi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit ini pada kelompok felidae.
Vaksin biasanya mulai diberikan ketika satwa berusia sekitar enam hingga sembilan minggu, kemudian dilanjutkan sesuai jadwal imunisasi yang direkomendasikan.
Setelah kasus kematian dua anak harimau tersebut, pengelola Kebun Binatang Bandung segera melakukan sejumlah langkah pencegahan.
- Isolasi ketat terhadap satwa lain
- Sterilisasi kandang menggunakan disinfektan
- Pemantauan kesehatan seluruh satwa
Langkah tersebut dilakukan untuk memutus potensi penularan virus di lingkungan kebun binatang.
Sementara itu, pihak berwenang masih menelusuri kemungkinan sumber penularan yang diduga berasal dari faktor lingkungan di sekitar area konservasi.