Aspek menarik lain yang ditemukan ilmuwan berada pada sistem pencernaan Maria, di mana komposisi bakteri ususnya menyerupai kelompok usia yang jauh lebih muda.
>>> Panitia SNPMB Pisahkan Tim Penilai UTBK SNBT 2026 untuk Cegah Kecurangan
Kondisi ini dipengaruhi oleh kebiasaan rutin Maria yang mengonsumsi yoghurt hingga tiga porsi setiap hari.
Petunjuk dari Science Alert pada 25 September 2025 menguatkan bahwa sistem imun dan mikrobioma usus Maria memiliki penanda biologis khas anak muda.
Asupan harian tersebut diduga kuat membantu menekan peradangan dan merawat kesehatan bakteri baik di dalam ususnya.
Namun, faktor DNA bukan satu-satunya penentu umur panjang Maria karena kontribusinya berimbang dengan faktor eksternal.
Menurut Esteller, sekitar separuh dari rahasia umur panjang Maria bersumber dari genetika, sedangkan separuh sisanya dibentuk oleh kebiasaan hidup.
Rekam jejak hidup Maria mencatat bahwa ia tidak pernah merokok, menghindari konsumsi alkohol, dan konsisten berjalan kaki selama satu jam saban hari.
Langkah ini disempurnakan dengan penerapan pola makan Mediterania yang kaya akan kandungan minyak zaitun.
Hingga usia senja, Maria tetap menjaga aktivitas mental, sosial, dan fisiknya secara seimbang, termasuk memelihara hubungan kedekatan dengan keluarga serta lingkungan sekitar.
"Kami menemukan bahwa usia yang sangat lanjut dan kesehatan yang buruk tidak selalu berjalan beriringan," tulis tim peneliti dalam studi tersebut.
Peluang Intervensi Medis Baru untuk Masa Depan
Para ilmuwan memberikan catatan bahwa riset ini baru berfokus pada satu individu sehingga belum dapat digeneralisasikan untuk populasi luas.
Kendati demikian, profil Maria yang mampu bertahan hidup melampaui usia 110 tahun memberikan data langka mengenai mekanisme penuaan yang sehat.
Prof. João Pedro de Magalhães dari University of Birmingham berpendapat bahwa kasus umur panjang ekstrem seperti ini krusial untuk memetakan proses penuaan yang belum dimengerti sepenuhnya.
"Jika kita dapat mengetahui gen-gen yang terkait dengan umur panjang ekstrem dan usia tua yang sehat, hal itu bisa memberi petunjuk tentang mekanisme penuaan serta target untuk mengembangkan intervensi yang memungkinkan lebih banyak orang hidup lebih lama dan lebih sehat," katanya.
>>> Pekerja Temukan Kepingan Emas dan Arca di Candi Losari Magelang
Tujuan akhir dari rangkaian riset medis ini bukan untuk mencetak rekor usia 117 tahun bagi semua orang, melainkan memastikan masyarakat tetap sehat optimal saat menua.