⌂ Beranda News Studi Ungkap Rahasia Gaya Hidup Sehat Maria Branyas Morera Hingga Usia 117 Tahun

Studi Ungkap Rahasia Gaya Hidup Sehat Maria Branyas Morera Hingga Usia 117 Tahun

Studi Ungkap Rahasia Gaya Hidup Sehat Maria Branyas Morera Hingga Usia 117 Tahun
Ilustrasi gaya hidup sehat Maria Branyas Morera
A A Ukuran Teks16px

Maria Branyas Morera, orang tertua di dunia yang wafat pada Agustus 2024 di usia 117 tahun, menjadi subjek penelitian ilmiah untuk mengungkap rahasia umur panjangnya.

Laporan dalam jurnal Cell Reports Medicine (21/10/2025) menegaskan bahwa faktor genetika memegang peranan besar dalam hidupnya.

>>> Jonatan Christie Gagal Juara Indonesia Open 2026 Usai Dikalahkan Victor Lai

Namun, rutinitas harian yang dijalaninya selama puluhan tahun juga tidak kalah penting.

Peneliti dari Josep Carreras Leukaemia Research Institute di Barcelona, Dr. Manel Esteller, mengungkapkan bahwa Maria terus aktif bergerak hingga usia senja.

Ia rutin berjalan kaki sekitar satu jam setiap hari.

Selain olahraga, Maria juga selalu berusaha tetap produktif selama kondisi fisiknya memungkinkan. "Dia suka bekerja selama masih bisa melakukannya," kata Esteller kepada CNN (26/9/2025).

Kebiasaan Sederhana yang Mendukung Kesehatan

Sepanjang hidupnya, Maria tidak pernah merokok maupun mengonsumsi alkohol. Pola makannya mengikuti diet Mediterania yang kaya minyak zaitun, yang mendukung kesehatan jantung dan metabolisme.

Tim peneliti Spanyol menemukan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam tubuh Maria sangat rendah, sementara kolesterol baiknya tinggi.

Hal ini memperkuat pembuluh darahnya.

>>> Veda Ega Pratama Raih Satu Poin di Moto3 Hungaria 2026

Maria juga memiliki tingkat peradangan tubuh yang minim, seperti dilaporkan Science Alert (25/9/2025). Kondisi ini terkait dengan rendahnya risiko penyakit kronis.

Salah satu kebiasaan yang menarik perhatian adalah konsumsi yoghurt. Maria rutin makan tiga porsi yoghurt setiap hari, yang diduga berdampak positif pada mikrobioma ususnya.

Pemeriksaan sampel biologis menunjukkan struktur mikrobioma usus Maria mirip dengan individu yang jauh lebih muda.

Ususnya dipenuhi bakteri Bifidobacterium yang bermanfaat bagi imunitas, menurut The Guardian (24/9/2025).

Faktor non-fisik seperti kedekatan sosial juga penting. Maria tinggal dekat dengan keluarga besar dan menjaga interaksi sosial yang harmonis hingga akhir hayatnya.

"Maria mendapat gen yang sangat baik dari orang tuanya, tetapi kita tidak bisa memilih orang tua kita," kata Esteller.

>>> Kedatangan Anthony Gordon Persulit Posisi Marcus Rashford di Barcelona

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa umur panjang adalah perpaduan kompleks antara genetika, nutrisi, aktivitas fisik, dan lingkungan sosial.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru