Ada Sejak 1990, Pabrik Permen di Jawa Timur ini Pailit: Diduga Kuat Bukan Karena Hutang Namun Inovasi yang Terus Menurun Mirip Film Willy Wonka

Ada Sejak 1990, Pabrik Permen di Jawa Timur ini Pailit: Diduga Kuat Bukan Karena Hutang Namun Inovasi yang Terus Menurun Mirip Film Willy Wonka

permen-pexels/pixabuy-

Keberhasilan pabrik ini tidak lepas dari dukungan mesin berteknologi tinggi yang berasal dari Eropa dan Jepang.

Pada tahun 1998, pabrik ini memperkenalkan produk terbaru, Gingerbon, sebuah permen jahe modern yang disukai oleh masyarakat Indonesia.


Terus berinovasi, pada tahun 2004, pabrik ini menciptakan kejutan dengan meluncurkan permen kopi pertama berisi, yang diberi nama Espresso.

Baca juga: Skytrain Samarinda: Infrastruktur Baru untuk Memajukan Kalimantan Timur yang Membentang sejauh 14,6 Km Pengganti Proyek Kereta Api Borneo yang Rugi Rp 53,3 Triliun

Puncak prestasinya terjadi pada tahun 2008 ketika pabrik ini memproduksi permen teh hijau dengan isi lemon yang dikenal sebagai Bontea Green.


×

Namun, kemasyhuran pabrik ini semakin melejit ketika mereka menghadirkan permen kopi dengan merek terkenal di Indonesia, yakni Permen Kapal Api.

Pada tahun 2011, PT Agel Langgeng, anak perusahaan PT Kapal Api Global, mencoba diversifikasi bisnis dengan memasuki pasar biskuit.

Mereka meluncurkan produk inovatif berupa biskuit Oatbits, yang terbuat dari oat dengan potongan buah asli.

PT Agel Langgeng memiliki tiga pabrik yang tersebar di tiga lokasi berbeda.

Salah satunya adalah pabrik di Pasuruan, Jawa Timur, yang kini harus menutup pintu.

Sementara kantor pusat perusahaan ini berada di Bekasi, Jawa Barat, cabang pabrik lainnya hanya berfokus pada produksi.

Baca juga: SAH! Larissa Chou Resmi Menikah dengan Ikram Rosadi, Inilah Profil Lengkap Suami Baru Larissa Chou, Pengusaha Muda dan Politikus

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU